www.bisnistoday.co.id
Selasa , 8 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Komisi II DPR Dorong Penuntasan Sertipikat Elektronik
Nasional

Komisi II DPR Dorong Penuntasan Sertipikat Elektronik

Kunker DPR
KUNJUNGAN KOMISI II DPR RI bersama Kementerian ATR/BPN di Maros./
Social Media

MAROS, Bisnistoday – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegiatan yang bertempat di Kantor Bupati Maros pada Senin (6/5) ini digunakan untuk membahas sejumlah capaian dan rencana program mengenai Reforma Agraria.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Haruna menjelaskan bahwa Reses ini dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan, terutama dalam bidang pengawasan Reforma Agraria. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai salah satu mitra Komisi II DPR RI mempunyai tugas untuk melaksanakan penyelesaian hak atas tanah dan bekerja sesuai koridor yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Seperti halnya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Ini masyarakat Maros ingin jumlah target PTSL-nya ditambah. Lalu juga ada percepatan Rencana Tata Ruang WIlayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Kami selaku Komisi II tentunya terus mengawasi ini agar kinerja pemerintah berjalan dengan optimal sesuai fungsinya,” jelas Haruna.

Merespons hal tersebut, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati menjelaskan bahwa saat ini Kementerian ATR/BPN tengah berusaha untuk meminta tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan sebesar Rp675,87 miliar, di mana sebesar Rp350 miliar akan dialokasikan untuk menambah realisasi PTSL.

“Harapannya hal ini dapat segera terpenuhi, sehingga usulan penambahan target PTSL di Kabupaten Maros dan daerah lainnya dapat terakomodir,” ungkapnya.

Rencana Detail Tata Ruang

Kementerian ATR/BPN saat ini juga sedang fokus menyelesaikan target 2.000 RDTR di seluruh Indonesia. Sampai bulan ini capaian RDTR baru terealisasi  459. “RDTR ini adalah kunci dan pintu masuknya investasi. Melalui RDTR kita dapat melaksanakan pembangunan dengan berdasarkan tertib tata ruang, sehingga akan menarik investor untuk berinvestasi,” jelas Yulia Jaya Nirmawati.

Ia juga menambahkan, dalam koridor Reforma Agraria, khususnya Redistribusi Tanah dari hasil pelepasan kawasan hutan, Kementerian ATR/BPN berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) utamanya dalam penetapan batas kawasan hutan. Hal ini agar tidak terjadi kesalahan dalam penyertipikatan tanah di kawasan hutan, yang bisa menimbulkan permasalahan pertanahan di masa mendatang. “Kami juga mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, serta kementerian/lembaga (K/L) terkait agar program kami dapat berjalan dengan lancar,” ucap Yulia Jaya Nirmawati.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulsel, Tri Wibisono menjelaskan bahwa di tahun 2023, Kanwil BPN Provinsi Sulsel telah menuntaskan target PTSL sebanyak 48.816 bidang. Pada 2024, Kanwil BPN Provinsi Sulsel memiliki target sebanyak 45.500 bidang dan saat ini tengah dilakukan pengukuran serta penyelesaian lainnya.

“Pada 2024, Kementerian ATR/BPN memberikan prioritas kepada penyelesaian permasalahan kawasan hutan. Oleh karena itu, kami kejar juga dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) terkait sinkronisasi lahan, sehingga diharapkan dapat mendukung program PTSL ini,” terang Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulsel./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

BGN Hentikan Operasional Ribuan Dapur MBG Karena Tak Penuhi Standar Kualitas

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja mengambil langkah tegas dengan...

Bandara Wunopito
Nasional

Bandara Wunopito NTT Ditutup Dampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

TANGERANG, Bisnistoday - AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM terkait penutupan sementara Bandara Wunopito,...

DIrut KAI
Nasional

KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Bangun Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor

BOGOR, Bisnistoday - PT Kereta Api Indonesia (Persero), Gojek dan GoPay, serta...

Bandara Soeta
Nasional

Menhub Dudy: Penutupan Bandara Terdampak Abu Vulkanik Diperpanjang Hingga Pukul 23.59 WIB

TANGERANG, Bisnistoday - Penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak...