www.bisnistoday.co.id
Minggu , 23 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Konsumen Kunci Tingkatkan Perekonomian Nasional
Ekonomi & Bisnis

Konsumen Kunci Tingkatkan Perekonomian Nasional

Konsumen DIgital
Kemendag mencatat mayoritas keluhan konsumen berada di sektor perdagangan online.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Mendag Zulkifli Hasan mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen yang berdaya, yaitu konsumen yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dalam berinteraksi dengan pasar dan memperjuangkan kepentingan konsumen. Dengan menjadi konsumen berdaya, masyarakat dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan perekonomian bangsa.

Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam acara Puncak Perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2024 dengan tema peringatan Harkonas 2024—2028 “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Emas” dengan subtema pada 2024 “Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi” di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta pada Rabu, (24/4). Indonesia pada usianya ke-100 pada 2045 mendatang bertujuan menjadi negara nusantara berdaulat, maju, berkelanjutan, dan menjadi kekuatan ekonomi lima besar di dunia.

“Saya berharap masyarakat dapat menjadi konsumen yang berdaya, yakni mengutamakan, membeli, dan menggunakan produk dalam negeri, khususnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menjadi konsumen berdaya adalah menjadi konsumen yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan perekonomian bangsa,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, konsumsi merupakan pendukung bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada 2023, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,05 persen. Pada tahun tersebut, kontribusi konsumsi rumah tangga mencapai 56,6 persen atau lebih dari separuh total produk domestik bruto (PDB) nasional. Konsumsi rumah tangga ini akan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Saya menyakini pertumbuhan konsumsi rumah tangga akan terus menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Marilah kita bersama-sama menjadi konsumen yang kritis yaitu konsumen yang sudah mampu berperan aktif dalam memperjuangkan hak dan kewajibannya, cerdas bertransaksi, dan bijak dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Faktor Penentu Pertumbuhan

Dilanjutkan Mendag Zulkifli Hasan, pemberdayaan dan perlindungan konsumen menjadi faktor kunci dalam menjaga tingkat konsumsi masyarakat. Saat ini, konsumen Indonesia secara bertahap semakin cerdas. Ini terlihat dari peningkatan Indeks Keberdayaan Konsumen menjadi 57,04 atau berada pada tahap mampu pada 2023. Sebelumya, pada 2017 Indeks Keberdayaan Konsumen memiliki nilai 33,70 atau berada pada tahap paham.

“Artinya, pada 2017 konsumen Indonesia baru memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen untuk melindungi dirinya. Kemudian, tahun 2023 konsumen Indonesia mampu menggunakan hak dan kewajiban konsumen untuk menentukan pilihan terbaik, termasuk menggunakan produk dalam negeri bagi diri dan lingkungannya,” terang Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan berharap, perayaan Harkonas ke-12 menjadi momentum dalam peningkatan pemahaman hak dan kewajiban konsumen, peningkatan kecerdasan dan kemandirian konsumen, serta nasionalisme tinggi dalam menggunakan produk dalam negeri. Harkonas dirayakan setiap tanggal 20 April berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 tentang Hari Konsumen Nasional.

“Konsumen Indonesia diharapkan dapat jeli dan teliti sebelum membeli barang; serta memperhatikan label, kemasan, tanggal kedaluwarsa, dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, konsumen harus berhati-hati dengan promosi; mengetahui syarat dan ketentuan, alamat, dan kontak pelaku usaha baik barang maupun jasa; serta berani bicara atau mengadu apabila merasa dirugikan,” imbau Mendag Zulkifli Hasan.

Konsumen Agen Perubahan

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Moga Simatupang meyakini, konsumen merupakan agen perubahan dalam posisinya sebagai penentu kegiatan ekonomi Indonesia yang sangat berpengaruh bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. “Dengan demikian, konsumen harus sadar akan hak dan kewajibannya, memiliki pengetahuan terkait perlindungan konsumen, serta kritis dalam melindungi dirinya dan berperilaku aktif dalam memperjuangkan haknya,” tambah Moga.

Puncak rangkaian kegiatan Harkonas 2024 ditandai dengan gelar wicara (talkshow) bertema “Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi”. Gelar wicara menghadirkan Duta Konsumen Cerdas periode 2012–2016 Tasya Kamilla dan Putri Indonesia 2024 Harastha Haifa Zahra, serta Direktur Pemberdayaan Konsumen Chandrini Mestika Dewi.

Chandirini menjelaskan sejarah Harkonas dan peran Kementerian Perdagangan dalam perlindungan konsumen. Selain menyusun regulasi, Kemendag juga menggencarkan edukasi bagi konsumen tentang hak dan kewajiban konsumen serta membina dan mengawasi pelaku usaha.

Duta Konsumen Cerdas 2012–2016 Tasya Kamila menuturkan pengalamannya sebagai ibu yang memastikan kualitas produk yang digunakan keluarganya. Ia menekankan pentingnya memilih yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI), memeriksa tanggal kedaluwarsa, dan membaca reviu produk.

Sementara itu, Puteri Indonesia 2024 Harastha Haifa Zahra menyampaikan pengalaman sebagai konsumen dalam mengonsumsi produk dan keresahan atas maraknya penipuan daring. Ia mendorong generasi muda untuk tetap kritis dan meningkatkan literasi digital untuk menghindari penipuan.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal PKTN telah menyelenggarakan Festival Harkonas 2024 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat 18—21 April 2024. Festival Harkonas menghadirkan pameran usaha kecil, dan menengah (UKM) dan gim Indonesia, klinik pengaduan konsumen, serta gelar wicara (talkshow) dengan berbagai topik dari berbagai pemangku kepentingan terkait. Selain itu, Ditjen PKTN menggelar berbagai lomba, yaitu lomba menggambar dan mewarnai untuk anak sekolah dasar (SD), lomba poster untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP), serta hiburan dan permainan. Ditjen PKTN juga menyelenggarakan kegiatan donor darah di 11 lokasi di Indonesia, serta edukasi konsumen dalam bentuk webinar./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...

Angkutan Barang
Ekonomi & Bisnis

PT Tristar Transindo Siapkan Motor Carrier dan Car Carrier Solusi Distribusi Kendaraan Pelanggan

/JAKARTA, Bisnistoday - Perjalanan sepeda motor dan mobil baru dimulai saat kendaraan...

Motor Listrik
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Kecil dan Menengah Terbuka Peluang Jadi Pemasok Motor Listrik Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam...