www.bisnistoday.co.id
Rabu , 2 September 2026
Home EKONOMI Lembaga Produktifitas Nasional Dorong Daya Saing Pekerja
EKONOMINasionalSektor Riil

Lembaga Produktifitas Nasional Dorong Daya Saing Pekerja

DAYA SAING PEKERJA : Ida Fauziyah dalam sambutannya saat membuka Rapat Paripurna LPN di Jakarta, Rabu (21/12).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) terus mendorong pengembangan dan penerapan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS). 

Karenanya, GNP2DS harus menjadi sebuah gerakan yang mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, dunia usaha dunia industri, akademik dan organisasi kemasyarakatan secara terencana.

“GNP2DS harus menjadi gerakan yang menyeluruh, terkoordinasi, terpadu dan berkesinambungan, baik secara makro maupun mikro dari pusat sampai ke daerah, ”  kata Ida Fauziyah dalam sambutannya saat membuka Rapat Paripurna LPN di Jakarta, Rabu (21/12).

Ida Fauziyah menjelaskan produktivitas merupakan kata kunci memenangkan persaingan di lingkungan global yang dinamis, sehingga menuntut sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang cekatan, adaptif, produktif, inovatif dan kompetitif.

“Revolusi digital, yaitu pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan terus mendapatkan perhatian yang sangat serius dari pelaku ekonomi dan pengambil kebijakan di banyak negara, ”  katanya.

Menurut Ida Fauziyah, peningkatan kualitas SDM Indonesia yang unggul dalam arti berintegritas, kompeten, profesional, produktif dan berdaya saing global adalah suatu keharusan untuk dapat menjadikan SDM sebagai subyek dan obyek pembangunan yang kreatif dan produktif.

“Apabila kita mampu mengoptimalkan pendayagunaan SDM dalam kegiatan ekonomi yang produktif, tentunya hal tersebut akan berdampak positif pada peningkatan dan penguatan perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat, ” ujarnya.

Bonus Demografi

Dari sisi kuantitas tenaga kerja kata Ida Fauziyah, bonus demografi yang tengah terjadi di Indonesia menjadi peluang yang menjanjikan dalam penyediaan tenaga kerja yang produktif. Bonus demografi akan menciptakan jendela peluang (window of opportunity) ketika angka beban ketergantungan berada pada titik terendah. 

“Bonus demografi yang terkelola dengan baik, akan menghasilkan angkatan kerja yang dapat menjadi penggerak daya saing Indonesia. Kondisi ini akan diperkirakan akan terjadi pada periode 2020-2030, ” katanya.

LPN memiliki tugas memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden dalam perumusan kebijakan nasional di bidang produktivitas dan peningkatan produktivitas dalam rangka penguatan daya saing Indonesia. Keanggotaan LPN berasal dari 17 Kementerian/ Lembaga berjumlah  21 (dua puluh satu) orang pejabat Eselon I sebagaimana termaktub dalam Perpres nomor 50 tahun 2005./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kemenaker
Nasional

Kolaborasi Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja

JAKARTA, Bisnistoday -  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT Prima Karya Sarana Sejahtera...

Kanwil BPN Kalteng Evaluasi Kinerja Pertanahan Palangka Raya
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kanwil BPN Kalteng Evaluasi Kinerja Pertanahan Palangka Raya

PALANGKA RAYA, BisnisToday — Kanwil BPN Kalimantan Tengah memperkuat pengawasan kinerja pertanahan...

BJ Habibie Memorial Lecture ke-5. (Ist)
Nasional

Mengenang Visi dan Pemikiran BJ Habibie dan M Natsir

JAKARTA – Pusat Kajian Teknologi dan Inovasi (Centre for Technology and Innovation...

Circular Economy Forum (CEF) 2026. (Dok:IBCSD)
EKONOMI

CEF 2026 Perkuat Kolaborasi untuk Akselerasi Ekonomi Sirkular dan Industri Hijau

JAKARTA, Bisnistoday– Transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia menjadi semakin penting di...