www.bisnistoday.co.id
Senin , 12 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mendikbudristek Apresiasi Organisasi Penggerak di Kalbar
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Mendikbudristek Apresiasi Organisasi Penggerak di Kalbar

ORGANISASI PENGGERAK : Mendikbudristek, Nadiem A Makarim di SDN 01 Sanggau, Kalimantan Barat, pada Selasa (25/10).
Social Media

SANGGAU, Bisnistoday –Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi Forum Indonesia Menulis (FIM). Sebagai penerima Program Organisasi Penggerak (POP), Forum Indonesia Menulis telah menyasar 920 sekolah di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat dengan total 2.300 guru dan kepala sekolah.

“Gerakan Merdeka Belajar ini bukan hanya kebijakan. Tapi benar-benar sudah menjadi gerakan. Gerakan dari bawah, dari berbagai macam penggerak seperti contohnya Forum Indonesia Menulis yang menjadi salah satu penggerak kita, mitra pemerintah,” demikian disampaikan Mendikbudristek di SDN 01 Sanggau, Kalimantan Barat, pada Selasa (25/10). 

Melalui Forum Indonesia Menulis ini, Menteri Nadiem memandang kebijakan Merdeka Belajar merupakan bukti bahwa gotong royong bisa dilakukan di daerah-daerah sasaran yang selama ini sulit mendapatkan intervensi dari pemerintah. 

“Justru melalui mitra-mitra POP inilah, gerakan Merdeka Belajar dapat digapai. Berkat para mitra POP ini, sekolah-sekolah yang berada di daerah seperti di Kalimantan Barat bisa mendapatkan program peningkatan kompetensi,” ucap Menteri Nadiem. 

Diketahui, tujuan dari POP adalah memperluas praktik baik capaian hasil peningkatan belajar siswa dalam bidang literasi, numerasi, dan karakter. Hal ini sejalan dengan amanah yang diemban Mendikbudristek yang merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo bahwa pendidikan harus terlibat aktif dalam mempersiapkan SDM unggul.

Pencapaian Program

Anggota Komisi X DPR RI, yang turut hadir pada kunjungan kerja Mendikbudristek ke Kalimantan Barat, Adrianus Asia Sidot mendukung kebijakan-kebijakan yang diluncurkan Kemendikbudristek. Ia meyakini program-program yang diterbitkan oleh Kemendikbudristek betul-betul untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. 

“Bayangkan tingkat literasi Indonesia, dari 77 negara kita berada pada urutan 72. Begitu juga dengan numerasi dan sains. Sejak 2015 tidak ada perubahan signifikan. Oleh karena itu, diperlukan terobosan-terobosan, keberanian seperti kebijakan Merdeka Belajar yang sekarang-sekarang diluncurkan,” ungkap Adrianus Sidot.

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat, Fakhrul Arrazi memberikan pesan pada guru-guru peserta POP untuk mampu mendobrak kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dilaksanakan di sekolah. “Pada dasarnya memang butuh keberanian untuk maju dan mendobrak hal-hal yang sifatnya positif dan butuh keikhlasan dalam berkarya serta mengabdi sebagai tenaga pendidik,” ujar Fakhrul.d

Ia pun mengungkapkan untuk membuat perubahan pada semua elemen, semua pemangku pendidikan harus turut andil dalam bergotong royong agar peserta didik siap untuk menjadi yang terdepan. “Maju bersama dan berkarya bersama dibutuhkan untuk menginspirasi dunia,” terangnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Para ilmuwan mendeteksi semburan tersebut menggunakan teleskop radio MeerKAT di Afrika Selatan dan kemudian mengidentifikasi galaksi induknya menggunakan teleskop antariksa James Webb milik NASA. Foto: Brendon Wainwright/Wikipedia.
GLOBALHumaniora

Ilmuwan Deteksi Semburan Energi dari Galaksi yang Sangat Jauh

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Dahulu kala di galaksi yang sangat jauh, sebuah kilatan...

PMKRI
Humaniora

Nota Pastoral KWI Jadi Spirit Gerakan PMKRI 2026–2028, Kader Diminta Rawat Keadaban Publik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Nota Pastoral Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menjadi pijakan moral dan...

Anne Carson, peraih Nobel Sastra 2026 (Dok: Nobelprize.org)
HumanioraKawasan Global

Penyair asal Kanada Anne Carson Raih Nobel Sastra 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Penulis puisi asal Kanada, Anne Carson meraih Nobel Sastra...

Talkshow IDAFLW 2026 (dok: Ist)
Humaniora

IDAFLW 2026: Mewujudkan Potensi Ekonomi, Sosial dan Lingkungan dalam Atasi Susut dan Sisa Pangan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Peringatan International Day of Awareness of Food Loss and...