JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) diduga kuat akan ditingkatkan statusnya sebagai tersangka oleh Tim Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Tidak sendirian, SYL akan menjadi tersangka bersama dua pejabatnya.
Sesuai agenda, KPK menjadwalkan hari ini, Senin (19/6) meminta keterangan terhadap Menteri Pertanian terkait penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Dugaan SYL bakal tersangka merujuk dari informasi CNN, dari hasil gelar perkara sumber internal KPK, bahwa pimpinan KPK menyepakati Syahrul Yasin Limpo serta dua pejabat Kementan lainya sebagai tersangka.
Perkara dugaan TPK (tindak pidana korupsi) berupa penerimaan hadiah/ janji/ sesuatu oleh PN atau yang mewakilinya di lingkungan Kementan Tahun 2019 -2023 merujuk pada spnn.lidik-05/Lid.01.00/01/01/2023 tertanggal 16 Januari 2023.
Bahwa disetujui untuk naik ke penyidikan dengan calon tersangka SYL (Menteri Pertanian RI tahun 2019-2024).
Terkait permintaan keterangan terhadap SYL, KPK telah mengirimkan undangan untuk hadir di Gedung Merah Putih pada Senin (19/6).
Ini merupakan panggilan ketiga yang dilayangkan KPK setelah sebelumnya Yasin Limpo tidak bisa hadir lantaran tengah menghadiri pertemuan para Menteri Pertanian G20 di India.
Hanya saja, Mentan Syahrul meminta KPK menjadwalkan kembali permintaan keterangan terhadap dirinya pada Selasa (27/6) mendatang. Hingga saat ini, menurut Jubir KPK, Ali Fikri, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kehadiran SYL di Gedung KPK untuk memberikan keterangan.
“Jadi, kami belum bisa memenuhi undangan KPK hari ini sama sekali bukan karena urusan pribadi, tetapi dalam rangka menjalankan tugas negara. Namun demikian, kami pastikan tetap menghormati KPK dan mengajukan permintaan agar dapat diperiksa pada hari Selasa, 27 Juni 2023,” dalam surat Mentan SYL kepada KPK di Jakarta, Jumat (17/6)./Ant/Cnn/




