www.bisnistoday.co.id
Jumat , 7 Agustus 2026
Home EKONOMI Energi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tinjau Sumur Minyak Rakyat di Musi Banyuasin
Energi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tinjau Sumur Minyak Rakyat di Musi Banyuasin

Tambang Rakyat
MENTERI ESDM, Bahlil Lahadalia, di Musi Banyuasin, Palembang./
Social Media

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meninjau kegiatan produksi sumur minyak rakyat di Desa Mekar Sari, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (16/10). Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menata kegiatan penambangan minyak rakyat agar lebih aman, legal, dan ramah lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema pembelian hasil produksi minyak rakyat dengan harga 80 persen dari Indonesia Crude Price (ICP). Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kepastian ekonomi bagi masyarakat sekaligus memastikan kegiatan produksi berjalan di bawah payung hukum resmi.

“Pemerintah ingin memastikan kegiatan minyak rakyat tetap berjalan, tapi harus tertib dan sesuai aturan. Dengan harga beli 80 persen dari ICP, masyarakat tetap mendapatkan keuntungan yang layak, sementara negara bisa mengawasi agar kegiatan ini sesuai regulasi,” ujar Bahlil.

Selain meninjau lapangan, Menteri ESDM juga berdialog langsung dengan para penambang rakyat. Dalam dialog tersebut, para penambang menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah yang kini memberikan kepastian dan rasa aman bagi mereka.

“Dulu kami takut-takut menambang, sekarang sudah tenang karena pemerintah turun langsung dan memberikan solusi. Kami siap mengikuti aturan,” tutur Anita, salah satu penambang rakyat di Mekar Sari.

Bahlil menambahkan bahwa penataan sumur minyak rakyat tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga menjamin keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan. Ia meminta pemerintah daerah, BUMD, dan SKK Migas untuk memperkuat koordinasi dalam pendampingan teknis dan administratif.

“Kalau semua pihak bekerja bersama, masyarakat akan sejahtera dan negara pun diuntungkan. Ini semangat keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil,” tegasnya.

Kunjungan tersebut juga menandai langkah awal implementasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, yang menargetkan agar kegiatan minyak rakyat dapat memberikan kontribusi nyata bagi produksi energi nasional serta meningkatkan lifting migas Indonesia.

Dalam peninjauan tersebut, Bahlil didampingi oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius, Gubernur Sumsel Herman Deru, dan Bupati Muba M. Toha Tohet.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBAL

Konflik Saudi dan Houthi Berpotensi Ganggu Pasokan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Arab Saudi dan pejuang militan Houthi yang pro-Iran saling...

PetroChina
Energi

PetroChina Jabung Biayai Pendidikan Mahasiswa Tanjung Jabung Barat di Akamigas Cepu

JAKARTA, Bisnistoday  – PetroChina International Jabung Ltd. mewujudkan komitmen dalam bidang pendidikan...

Pertamina Geothermal
EnergiHEADLINE NEWS

Regulasi Panas Bumi Mesti Diperkuat, Target Tambahan PLTP 5,2 GW Sulit Dicapai

JAKARTA, Bisnistoday - Target pemerintah menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi...

Pasar energi global kembai bergolak seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. (dok:Unsplash/mantas-sinkevicius)
Energi

AS-Iran Saling Serang, Pasar Energi kembali Bergolak

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar energi global kembali bergolak seiring meningkatnya ketegangan antara...