www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 April 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Mirae Asset: Cerdas Hadapi Volatilitas Melalui Monthly Passive Income Bond Fund
Ekonomi & Bisnis

Mirae Asset: Cerdas Hadapi Volatilitas Melalui Monthly Passive Income Bond Fund

Media Day
MEDIA DAY By Mirae Asset./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyarankan investor untuk berinvestasi pada instrumen reksa dana pendapatan tetap (fixed income fund/bond fund) yang menawarkan fitur pendapatan pasif rutin bulanan dalam menghadapi volatilitas ekonomi dan pasar modal.

“Reksa dana pendapatan tetap pendapatan pasif rutin bulanan (monthly passive income bond fund) menjadi alternatif yang strategis, apalagi di tengah volatilitas dan ketidakpastian yang tinggi seperti sekarang,” ujar M. Arief Maulana, Head of Wealth Management Mirae Asset, dalam Media Day: July 2025 by Mirae Asset, Selasa (15/7).

Arief mengatakan, ketidakpastian makroekonomi tinggi dan volatilitas pasar yang meningkat saat ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk berinvestasi pada instrumen yang relatif stabil dan berpendapatan rutin.

Sementara, Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, mengatakan, saat ini sedang terjadi tren capital outflow yang cukup besar di pasar saham Indonesia meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih positif.

IHSG tercatat masih menguat ke 7.091 dari posisi akhir tahun 7.079, ketika aliran dana asing bergerak keluar (foreign outflow) Rp57,9 triliun sejak awal tahun (year to date/YTD) hingga 11 Juli 2025. Sepanjang Juli, foreign outflow sudah terjadi sebesar Rp4,3 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan saham di dalam negeri yang menguat itu didukung oleh investor domestik.

Di sisi lain, tren harga obligasi masih menunjukkan kenaikan (dan penurunan imbal hasil/yield), sejalan dengan aliran dana asing masuk (foreign inflow) yang cukup besar. Sepanjang Juli, tercatat nett buy asing Rp 17,2 triliun MTD, atau Rp 70 triliun YTD, dipengaruhi pemangkasan BI Rate pada semester I/2025 dan ekspektasi penurunan The Fed Fund Rate (FFR) pada semester II/2025.

Tingkat Bunga Acuan

Rully Arya memprediksi suku bunga BI Rate masih akan ditahan pada 5,5% hingga akhir tahun dan menunggu adjustment dari perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit. Likuiditas perbankan juga diprediksi akan lebih longgar di semester II/2025 yang dapat mendorong kenaikan harga obligasi dan penurunan yield -nya. Pergerakan harga dan yield obligasi bertolak belakang di pasar.

“Di tengah tekanan Trump agar The Fed menurunkan FFR secara agresif, kami memprediksi Bank Sentral AS masih akan berusaha berhati-hati dan melihat perkembangan data ekonomi untuk menentukan seberapa besar dan seberapa cepat penurunan suku bunga ke depan.”

Hal tersebut disampaikan Arief dan Rully dalam acara bertema “Fixed Income Fund: A Smart Move Amid Economic Volatility” itu. Media Day: July tersebut juga menjadi momen peresmian kemitraan strategis Mirae Asset dengan PT Sucorinvest Asset Management dalam mendistribusikan produk Sucorinvest Monthly Income Fund (SMIF) melalui platform reksa dana NAVI by Mirae Asset./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Apresiasi Pemkab Mimika Bangun Kopdes Atuka Pakai APBD

MIMIKA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi inisiatif  Pemerintah Kabupaten...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Buka Impor Bahan Baku Plastik Dari Negara Non Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian UMKM dan Kementerian Perindustrian segera mengimpor bahan baku...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kuartal I-2026, Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Lebih Besar 5,5 Persen

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah menyatakan optimistis terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026...

Ekonomi & Bisnis

Salma Markets Raih Gelar Best STP Forex Broker 2026


JAKARTA, Bisnistoday,- Salma Markets Companies resmi menyabet penghargaan "Best STP Forex Broker...