www.bisnistoday.co.id
Senin , 21 September 2026
Home EKONOMI Munas APKSI: Petani Sawit Diminta Jaga Produktivitas
EKONOMISektor Riil

Munas APKSI: Petani Sawit Diminta Jaga Produktivitas

MENDAG
KUNJUNGAN KERJA : Mendag Zulkifli Hasan mendatangi kebun sawit, disela-sela kunjungan kerja, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, produktivitas kelapa sawit sebagai andalan ekspor Indonesia harus terus ditingkatkan. Peningkatan ini harus berkorelasi positif dengan kesejahteraan petani sawit dalam negeri. 

Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam acara Musyawarah Nasional Pertama 2022 Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) yang digelar di Jakarta, pada Sabtu, (16/7). Turut hadir dalam acara ini Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Ketua Umum AKPSI Zulhaidir, serta kepala daerah penghasil sawit dari seluruh Indonesia. 

“Kementerian Perdagangan akan terus mendukung pengembangan sawit di Indonesia sebagai produk andalan ekspor nasional. Peningkatan produktivitas sawit harus terus dilakukan. Hal ini tentu harus berkorelasi positif terhadap peningkatan pendapatan petani sawit di dalam negeri,” jelas Mendag Zulkifli Hasan. 

Mendag Zulkifli Hasan menyebut, komoditas kelapa sawit memiliki peranan strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dari sisi perdagangan, ekspor komoditas ini mencapai USD 32,8 miliar dan menyumbang hampir 15 persen total ekspor nonmigas Indonesia pada 2021. 

“Kelapa sawit merupakan komoditas yang memiliki banyak turunan, salah satunya minyak goreng. Produk ini menjadi salah satu barang kebutuhan pokok di Indonesia,” kata Mendag Zulkifli Hasan. 

Mendag melanjutkan, minyak goreng sawit menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, Pemerintah telah menerbitkan serangkaian kebijakan. Pemerintah terus mengevaluasi implementasi kebijakan serta harus adaptif dan inovatif dalam merespons kondisi pasar.

Selain itu, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menerbitkan kebijakan yang mengatur ekspor produk CPO dan turunannya sehingga dapat memperkuat perekonomian Indonesia. 

“Kebijakan-kebijakan tersebut adalah upaya menjamin keadilan, yaitu dari sisi perlindungan konsumen, serta pembangunan kesejahteraan ekonomi petani kelapa sawit dan pelaku usaha di dalam negeri,” tegas Mendag Zulkifli Hasan. 

Mendag Zulkifli Hasan berharap, hadirnya AKPSI sebagai mitra Pemerintah dapat semakin meningkatkan peran strategis komoditas kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia. “Diharapkan AKPSI dapat mendukung penguatan posisi Indonesia sebagai negara produsen sawit terbesar di dunia,” pungkas Mendag Zulhas. 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

Harga Emas
Sektor Riil

Kerja Sama SICPA-Peruri Securink, Keamanan Produk EMASKU® Makin Terjamin

BANDUNG, Bisnistoday  -  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat keamanan produk emas...