www.bisnistoday.co.id
Selasa , 19 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Pembangunan Desa Belum Berbasis Data Akurat
NASIONAL & POLITIK

Pembangunan Desa Belum Berbasis Data Akurat

badan pengkajian MPR
Social Media

KARAWANG, Bisnistoday – Anggota Badan Pengkajian (BP) MPR RI Ahmad Syaikhu menggelar Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) di Klari, Karawang, Jawa Barat, Kamis (20/8). Anggota Legislatif dan Kepala Desa dari tiga kabupaten, yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta hadir. Dipertemukan dengan Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IPB, Dr. Sofyan Sjaf.

“Pekan lalu saya bertemu beliau dalam acara BP MPR. Lalu Dr. Sofyan mengungkap soal akurasi data desa yang masih jauh dari fakta.”

Ahmad Syaikhu

Dalam sambutannya, Syaikhu mengaku tertarik dengan fakta yang diungkap oleh Dr. Sofyan terkait belum akuratnya data desa. “Pekan lalu saya bertemu beliau dalam acara BP MPR. Lalu Dr. Sofyan mengungkap soal akurasi data desa yang masih jauh dari fakta,” ujar Syaikhu.

Menurut Syaikhu, hal itu membuat dia berinisiatif mempertemukan Dr. Sofyan dengan kepala desa di dapilnya, yaitu Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta.”Saya undang kepala desa dan dipertemukan dengan Dr. Sofyan untuk berdiskusi di forum DPM MPR,” kata Syaikhu.

Mantan Wakil Walikota Bekasi itu berharap, dengan acara ini, akan terbangun kesadaran untuk membangun desa berbasis data. “Tujuannya agar ada kesadaran banyak pihak untuk membangun desa berdasarkan data yang presisi,” harap Syaikhu.

Tidak Akurat

Sementara itu, Dr. Sofyan mengungkap ada 57,7 persen data desa yang masih tidak akurat. Ini membuat banyak kesalahan dalam perencanaan program pembangunan di desa. “Jumlah data yang tidak akurat sangat besar, yakni 57,7 persen. Ini berdampak pada pembangunan di desa,” ujar Dr. Sofyan.

Dia mengingatkan, kesalahan data semacam ini berpengaruh pada pembangunan nasional secara keseluruhan. “Ini pengaruhnya tak cuma di desa. Tapi juga secara nasional,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Syaikhu berharap agar ada perbaikan soal data. Tujuannya untuk menghindari ketidaktepatan program pembangunan.”Ini harus segera dibenahi dan diperbaiki. Pertemuan DPM semacam ini jadi penting sebagai langkah awal,” pungkas Syaikhu.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nayla Marinlee Auramadina, Penggagas Braille AksaraJawa. (dok: Ikasada FIB UI)
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Pemenuhan Akses Pendidikan Inklusif Melalui Braille Aksara Jawa

JAKARTA, Bisnistoday - Akses bahan bacaan, buku pedoman, maupun bahan ajar bagi...

NasionalNASIONAL & POLITIK

Pahami Proses Pengurusan Kesesuaian Tata Ruang untuk Pengembangan Usaha

JAKARTA. Bisnistoday - Setiap pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya memerlukan izin Kesesuaian...

Kantor Pertanahan Palangka Raya Perbarui Zona Nilai Tanah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantor Pertanahan Palangka Raya Perbarui Zona Nilai Tanah

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Berbagi Kebahagiaan Anak-Anak Yatim dan Dhuafa

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life mengadakan kegiatan berbagi berkah Ramadan...