www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Januari 2026
Home NASIONAL & POLITIK Pembangunan Desa Belum Berbasis Data Akurat
NASIONAL & POLITIK

Pembangunan Desa Belum Berbasis Data Akurat

badan pengkajian MPR
Social Media

KARAWANG, Bisnistoday – Anggota Badan Pengkajian (BP) MPR RI Ahmad Syaikhu menggelar Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) di Klari, Karawang, Jawa Barat, Kamis (20/8). Anggota Legislatif dan Kepala Desa dari tiga kabupaten, yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta hadir. Dipertemukan dengan Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IPB, Dr. Sofyan Sjaf.

“Pekan lalu saya bertemu beliau dalam acara BP MPR. Lalu Dr. Sofyan mengungkap soal akurasi data desa yang masih jauh dari fakta.”

Ahmad Syaikhu

Dalam sambutannya, Syaikhu mengaku tertarik dengan fakta yang diungkap oleh Dr. Sofyan terkait belum akuratnya data desa. “Pekan lalu saya bertemu beliau dalam acara BP MPR. Lalu Dr. Sofyan mengungkap soal akurasi data desa yang masih jauh dari fakta,” ujar Syaikhu.

Menurut Syaikhu, hal itu membuat dia berinisiatif mempertemukan Dr. Sofyan dengan kepala desa di dapilnya, yaitu Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta.”Saya undang kepala desa dan dipertemukan dengan Dr. Sofyan untuk berdiskusi di forum DPM MPR,” kata Syaikhu.

Mantan Wakil Walikota Bekasi itu berharap, dengan acara ini, akan terbangun kesadaran untuk membangun desa berbasis data. “Tujuannya agar ada kesadaran banyak pihak untuk membangun desa berdasarkan data yang presisi,” harap Syaikhu.

Tidak Akurat

Sementara itu, Dr. Sofyan mengungkap ada 57,7 persen data desa yang masih tidak akurat. Ini membuat banyak kesalahan dalam perencanaan program pembangunan di desa. “Jumlah data yang tidak akurat sangat besar, yakni 57,7 persen. Ini berdampak pada pembangunan di desa,” ujar Dr. Sofyan.

Dia mengingatkan, kesalahan data semacam ini berpengaruh pada pembangunan nasional secara keseluruhan. “Ini pengaruhnya tak cuma di desa. Tapi juga secara nasional,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Syaikhu berharap agar ada perbaikan soal data. Tujuannya untuk menghindari ketidaktepatan program pembangunan.”Ini harus segera dibenahi dan diperbaiki. Pertemuan DPM semacam ini jadi penting sebagai langkah awal,” pungkas Syaikhu.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

BP3R Segera Dibentuk Presiden Prabowo
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Jelaskan Posisi BP3R Tak Bebani APBN

JAKARTA, BisnisToday – Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat (BP3R) simpul koordinasi kebijakan...

Presiden Prabowo dan Fahri Hamzah dalam satu diskusi.
NasionalNASIONAL & POLITIK

Presiden Prabowo Perintahkan Fahri Hamzah Nahkodai BP3R

JAKARTA, BisnisToday – Di tengah riuh rendah derap pembangunan, sebuah janji besar...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Soal Peringatan Dini Ancaman Kesehatan Nasional, Kemenkes dan BIN Teken MoU

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah menilai perlu memperkuat sistem peringatan dini ancaman kesehatan...

EKONOMIHumanioraNASIONAL & POLITIK

PTPN Group Gelar Ibadah Natal dan Bantuan Sosial Serentak di 10 Wilayah Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam suasana keprihatinan akibat berbagai bencana alam yang melanda...