JAKARTA Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pembiayaan atau kredit yang segera dikucurkan oleh Bank Himbara kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terutama dialokasikan untuk modal investasi seperti pembangunan gudang dan gerai-gerai.
Hal tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Akeselerasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2025 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Wisma Danantara Jakarta, Rabu (1/10).
“Khusus untuk Kementerian Koperasi diputuskan tentang percepatan pembiayaan untuk mendukung pendirian gudang – gudang, gerai – gerai untuk kegiatan operasional Koperasi Desa Merah Putih,” kata Menkop Ferry.
Melalui pembangunan gudang dan gerai-gerai tersebut diharapkan operasionalisasi Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah di Indonesia dapat segera dilakukan. Dengan demikian koperasi dapat menjadi salah satu upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah melalui desa.
Pembiayaan 1.000 Koperasi Merah Putih Segera Dicairkan Bank Himbara
Menkop Ferry meminta kepada pengelola Koperasi Merah Putih segera menuntaskan perencanaan pembangunan gudang atau gerai yang nantinya akan menunjang kegiatan usaha dari koperasinya.
“Pertengahan Oktober ini sudah harus mulai proses perencanaan dan pengadaannya kemudian pada November sudah harus dibangun gudang dan gerai gerai, ini sesuai dengan keinginan Presiden (Prabowo),” ujar Menkop Ferry.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan dukungan optimal diberikan pemerintah untuk memaksimalkan operaisonalisasi dari program-program unggulan dan strategis seperti Koperasi Merah Putih dan program strategis lainnya.
“Kami juga membahas soal Koperasi Desa Merah Putih, sektor pertanian dan desa nelayan dan program tambak di Pantura yang 20.000 hektar,” kata Airlangga.
Pemerintah akan mengakselerasi belanja pada 12 Kementerian dan Lembaga hingga optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dukungan terhadap UMKM. Berbagai stimus ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian yang dimulai dari level paling bawah.
“Ini akan difinalisasikan dalam 1-2 minggu ke depan,” katanya.
Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perencanaan Pembangunas Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Danantara Dony Oskaria, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti dan sejumlah pimpinan Kementerian/Lembaga lainnya.




