www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home EKONOMI Pemerintah Dirikan Klinik UMKM Bangkit Bantu Pemulihan Ekonomi Wilayah Terdampak Bencana
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Dirikan Klinik UMKM Bangkit Bantu Pemulihan Ekonomi Wilayah Terdampak Bencana

Social Media

ACEH TAMIANG, Bisnistoday – Klinik UMKM Bangkit yang akan menjadi sentra pemulihan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah terdampak bencana didirikan di Aceh Tamiang. Klinik UMKM Bangkit menjadi pusat pengaduan dan bantuan usaha bagi korban bencana dalam jangka waktu satu tahun.

Klinik UMKM Bangkit akan berdiri di delapan titik di tiga provinsi. Untuk Aceh, ada di Banda Aceh, Pidie, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya. Di Sumatera Utara, di Medan dan Tapanuli Tengah, sementara di Sumatera Barat berada di Padang. Lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan letak wilayah dan jumlah personel. Meski demikian, setiap klinik akan melayani seluruh UMKM di wilayah terdampak di sekitarnya.

“Dikomandani pemerintah daerah, klinik ini bertugas mengurus layanan pembiayaan dengan memastikan UMKM terdampak bencana yang terdata dan memiliki tanggungan kredit di bank mendapatkan relaksasi pinjaman serta kecukupan modal usaha,” ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Selasa (30/12).

Saat ini masih sedang berlangsung pemetaan para pelaku usaha terdampak bencana, hingga Maret 2026.

Klinik UMKM Bangkit juga akan berfungsi sebagai pusat perbelanjaan produk lokal buatan UMKM dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Produk-produk tersebut akan dipasarkan di dalam dan luar provinsi sehingga dapat menghidupkan UMKM setempat sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan kembali ekonomi di wilayah terdampak bencana.

Selain itu, klinik turut menyediakan layanan produksi agar UMKM yang usahanya terhenti dapat melanjutkan kegiatan usahanya. Peralatan produksi sesuai kebutuhan akan difasilitasi melalui layanan ini.

“Klinik ini kita buat untuk melakukan pemetaan sekaligus mencari solusi agar UMKM di tiga provinsi, terutama di Aceh Tamiang, bisa hidup dan bangkit kembali,” kata Menteri Maman.

Menteri Maman juga mengimbau masyarakat, khususnya UMKM terdampak bencana, agar memprioritaskan penanganan rumah tangga dan lingkungan terlebih dahulu, tanpa terlalu terbebani oleh persoalan utang usaha.

“Kementerian UMKM bersama Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan OJK menyiapkan perangkat aturan dan kebijakan agar UMKM yang memiliki tanggungan kredit di bank dapat memperoleh relaksasi dan keringanan,” ujarnya.

Maman juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan mulai mereaktivasi Pasar Pagi Kuala Simpang agar para pedagang dapat kembali berjualan, sementara masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak 140 tenda bantuan didirikan sebagai lokasi berjualan sementara, dan pemerintah setempat berencana menambah sekitar 200 tenda lagi agar semakin banyak pedagang yang dapat beraktivitas.

 

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

TransNusa
Ekonomi & Bisnis

TransNusa Lakukan Peluncuran Rute Penerbangan Baru Bali–Phuket

JAKARTA, Bisnistoday - TransNusa melakukan peluncuran penerbangan terjadwal langsung terbaru yang menghubungkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden: Barang Bersubsidi Harus Disalurkan Lewat KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh barang...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Lanjutkan Cita-Cita Bung Hatta

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Wakil Menteri Koperasi Farida...

Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

20 Ribu Insan Koperasi Padati Indonesia Arena pada Puncak Peringatan Harkopnas ke-79

JAKARTA, Bisnistoday - Puncak peringatan Hari Koperasi Indonesia (Harkopnas) ke-79 dilaksanakan di...