www.bisnistoday.co.id
Senin , 9 Februari 2026
Home EKONOMI Pemerintah Perpanjang Bansos Tunai dan Tambahan Beras untuk 10 Juta KPM
EKONOMI

Pemerintah Perpanjang Bansos Tunai dan Tambahan Beras untuk 10 Juta KPM

PEREKONOMIAN INDONESIA 2023: Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tantangan pada tahun 2023 semakin komplek dan polanya menjadi sangat tidak terprediksi. Hal ini karena ada aspek geopolitik, aspek keamanan dan apek perang, juga aspek ekonomi seperti krisis pangan dan energi yang sumbernya kadang-kadang juga berasal dari non ekonomi
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pemerintah memutuskan memperpanjang pemberian bantuan sosial (bansos) tunai selama dua bulan dengan anggaran tambahan sebesar Rp6,1 triliun untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga total anggaran untuk bansos tunai Rp18 triliun. Ini dilakukan dalam rangka merespon penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan tambahan berupa beras kepada penerima bansos. Tambahan bantuan tersebut sekaligus untuk menyerap gabah petani yang produksinya sedang meningkat, juga sebagai upaya untuk menstabilkan harga gabah di level petani.

“Ini juga bisa menstabilkan harga di petani dan membantu keluarga keluarga, yang terutama kelompok rentan,” kata Menteri Keuangan  (Menkeu), Sri Mulyani saat webinar Bisnis Indonesia Mid Year Economic Outlook, di Jakarta, Rabu (7/7).

Pemerintah, kata Menkeu,  juga melakukan percepatan penyaluran kartu sembako pada awal Juli 2021 dan memenuhi target 18,8 juta KPM dengan total alokasi Rp40,19 triliun.

Kemudian percepatan penyaluran dana Penerima Keluarga Harapan (PKH) pada awal Juli dengan alokasi Rp28,31 triliun untuk 10 juta KPM. Begitu juga dengan percepatan penyaluran BLT desa dengan alokasi Rp28,8 triliun untuk 8 juta KPM.

Adapun pemerintah mengalokasikan Rp153,86 triliun untuk klaster perlindungan sosial dan baru terserap Rp66,43 triliun atau 43,2 persen dari pagu.

Kemudian klaster kesehatan terealisasi 24,6 persen atau Rp47,71 triliun dari total pagi Rp193,93 triliun. Lalu klaster dukungan UMKM dan korporasi terealisasi Rp51,26 triliun atau 29,9 persen dari total pagu Ro171,77 triliun.

Klaster program prioritas terealisasi Rp41,83 triliun atau 35,7 persen dari pagu Rp117,4 triliun. Kemudian klaster insentif usaha terealisasi Rp45,07 triliun atau 71,70 persen dari pagu Rp62,83 triliun, sehingga realisasi Program PEN semester satu 2021 mencapai Rp252,3 triliun atau 36 persen dari pagu Rp699,43 triliun./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan HIPMI Kolaborasi Kembangkan Unit Usaha Kopdes

YOGYAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak HIPMI Yogyakarta mengembangkan Koperasi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri Koperasi Akan Kolaborasikan Pengusaha Perempuan dan Kopdes Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak para pengusaha kriya terutama...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Sediakan Website Pembelajaran Koperasi Secara Digital

TANGERANG SELATAN, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyediakan platform pembelajaran digital, yaitu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Wamenkop Pastikan Pembiayaan LPDB Dapat Menggerakkan Kopdes Merah Putih

MEDAN, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan pentingnya pemanfaatan pendanaan...