www.bisnistoday.co.id
Rabu , 12 Agustus 2026
Home EKONOMI Penggabungan Damri dan PPD Perkuat BUMN Angkutan Bus
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Penggabungan Damri dan PPD Perkuat BUMN Angkutan Bus

PERKUAT BUMN ANGKUTAN: Penggabungan (merger) dua BUMN angkutan umum, yakni Perusahaan Umum (Perum) Damri dan Perum PPD, merupakan upaya strategis yang didorong Kementerian BUMN dalam menyehatkan kedua perusahaan tersebut
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, restu yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk menggabungkan (merger) dua BUMN angkutan umum, yakni Perusahaan Umum (Perum) Damri dan Perum PPD, merupakan upaya strategis yang didorong Kementerian BUMN dalam menyehatkan kedua perusahaan tersebut.

Menurut Erick, merger kedua perum ini merupakan aksi korporasi yang didasari oleh kondisi bisnis keduanya yang ekuivalen. Penyatuan menjadi langkah terbaik agar kedua Perum tersebut tidak tumpang tindih akibat memiliki fokus bisnis yang sama.

Erick meyakini, penggabungan tersebut akan memperkuat kondisi perusahaan. Perusahaan hasil penggabungannya nanti dapat lebih fokus pada upaya maksimal untuk meningkatkan kinerja dan perluasan pasar ke depan.

“Kebetulan keduanya terdampak oleh Pandemi Covid – 19. Penggabungannya nanti lebih memperkuat daya jangkau dan memperluas jaringan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (27/12).

Sebelumnya, melalui Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo, Kementerian BUMN mengusulkan agar Damri mendapat PMN pada 2023 sebesar Rp870 miliar. Damri akan menjalankan penugasan dan pengembangan usaha dalam penyediaan armada untuk jalur perintis, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), armada bus listrik untuk perkotaan melalui buy the service, serta untuk meningkatkan kapasitas bisnis perusahaan.

“Damri juga cukup lama tidak terima PMN, ini untuk perintis karena cukup banyak penugasan dari Kemenhub untuk daerah-daerah baru, termasuk mereformasi bus listrik di kota besar, seperti di Jakarta, Medan, dan Surabaya. Pelan-pelan kota-kota ini akan melakukan konversi seluruh busnya jadi bus listrik,” tambah Tiko.

Penggabungan Damri dan PPD tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023. Menteri BUMN Erick Thohir memprakarsai Peraturan Pemerintah untuk penggabungan Perum Damri dan Perum PPD.

“Pengaturan mengenai penggabungan Perum PPD ke dalam Perum DAMRI oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Menteri Keuangan sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian diatur dalam Keputusan Presiden tersebut./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri UMKM Tegaskan Ojol Tidak Dikenai Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman...

IKM Logam
Ekonomi & Bisnis

Kemenperin Fasilitasi Kerja Sama IKM Logam Dengan Industri Besar

JAKARTA, Bisnistoday - Industri logam memiliki posisi strategis dalam struktur manufaktur nasional...

Transnusa
Ekonomi & Bisnis

Transnusa Resmikan Penerbangan Perdana Jakarta–Bangkok

JAKARTA, Bisnistoday - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana...

Kerja Sama Arab
Ekonomi & Bisnis

Perkuat Penetrasi Ekspor, Kemendag Jajaki Pasar di Arab Saudi

RIYADH, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan RI Riyadh menggencarkan promosi...