www.bisnistoday.co.id
Jumat , 7 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Cetak Wirausaha Kreatif Berbasis Teknologi
Ekonomi Rakyat

Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Cetak Wirausaha Kreatif Berbasis Teknologi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM), Arif Rahman Hakim menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan untuk mencetak wirausaha muda yang produktif, kreatif, dan berbasis teknologi.

“Bersama, kita dapat membekali generasi muda dengan keterampilan, kreativitas, dan keberanian yang mereka butuhkan untuk menghadapi setiap tantangan, serta meraih peluang masa depan yang cemerlang,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim pada penutupan acara Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2024 di Gedung Smesco, Jakarta, Sabtu (28/09).

Menurut Arif, FIKSI 2024 merupakan salah satu upaya yang baik untuk mencetak wirausaha muda yang mampu melihat peluang, kreatif dalam berinovasi, serta berkomitmen menciptakan nilai tambah berkelanjutan.

“Ajang FIKSI ini diharapkan tidak hanya sebagai apresiasi karya terbaik, tetapi juga menjadi wadah pengembangan keterampilan kewirausahaan yang kreatif dan inovatif bagi seluruh peserta,” kata SesKemenkopUKM.

Bagi Arif, pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda sangat relevan untuk memperluas lapangan kerja serta menjawab tantangan disrupsi di era digital yang semakin nyata. Secara global, kewirausahaan telah diakui sebagai penggerak perubahan sosial ekonomi.

“Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan wirausaha yang berkualitas, inovatif, dan berbasis teknologi,” kata SesKemenkopUKM.

Terlebih lagi, Indonesia berpotensi menjadi negara maju pada 2045 dengan target rasio kewirausahaan 12 persen dan capaian 3,23 persen di tahun 2024. “Pemerintah menargetkan mampu menciptakan 1 juta wirausaha baru, dengan kreativitas, inovasi, dan teknologi digital sebagai pilar utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Arif.

SesKemenkopUKM menambahkan, sudah bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, kementerian/lembaga, perbankan, dan komunitas melalui program Entrepreneur Hub, untuk menciptakan wirausaha yang berkualitas dan berkelanjutan.

Entrepreneur Hub merupakan platform yang menyediakan informasi dan layanan untuk pengembangan usaha. Hingga Triwulan III tahun 2024, platform ini telah memfasilitasi 4.450 wirausaha dan 84 mitra di 11 provinsi, untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kewirausahaan di Indonesia.

Baca juga:Unesco Entrepreneur Education Network Dorong Pendidikan Kewirausahaan Sejak Dini

Selain itu, Entrepreneur Hub menyediakan workshop dan pelatihan online maupun offline di berbagai kota. “Sehingga, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam pembangunan ekonomi,” ucap SesKemenkopUKM.

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Maria Veronica Irene Herdjiono menjelaskan, penyelenggaraan FIKSI 2024 sudah masuk tahun ke-9. Prosesnya sudah berlangsung sejak di jenjang sekolah, dimana mereka mengirimkan dan mengusulkan proposal, kemudian melakukan tahap seleksi tahap pertama dan kedua. Hasil dari seleksi tahap kedua sudah masuk final di tingkat nasional.

Program FIKSI merupakan program yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dan semangat kewirausahaan peserta didik menengah agar mampu bersaing secara global dengan mengoptimalkan potensi kearifan lokal sebagai kontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal dan nasional.

Kegiatan ini mengajak generasi muda untuk berani menjadi wirausaha masa depan yang tangguh, inovatif, dan kreatif dengan tema Merdeka Berprestasi Talenta Vokasi Menginspirasi

“FIKSI 2024 memberikan kesempatan kepada para finalis untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membangun usaha yang berkelanjutan dan menguntungkan secara finansial,” kata Maria.

Selain itu, ajang ini juga mengasah kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di masa depan.

Ada sebanyak 338 finalis dari 23 provinsi, di antaranya 185 finalis dari SMA dan 153 finalis dari SMK. “Merekalah para juara yang sudah melalui seleksi secara bertahap,” ujar Maria yang juga Plt. Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Kemendikbud, Riset dan Teknologi.

Ditambahkannya, ada 11 bidang usaha yang dilombakan di ajang FIKSI 2024 ini, meliputi Kriya; Desain Grafis; Fashion; Game, Aplikasi, Video dan Animasi; Boga; Budi Daya dan Lintas Usaha; Agribisnis, Agroteknologi dan Kemaritiman; Kesehatan dan Wirausaha Sosial; Pariwisata dan Kuliner; Industri Kreatif; serta Teknologi Digital.

Di tahap ini, Maria meyakini bahwa pra peserta sudah benar-benar menjadi seorang wirausaha. “Kami juga memberikan aneka pengetahuan tentang hak merek, hak cipta, perlindungan dagang, hingga workshop dan dialog interaktif dengan para pengusaha yang sudah berpengalaman,” ujar Maria./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BPOM RI
Ekonomi Rakyat

APKLI-P Sinergi Dengan BPOM RI Percepat Izin Edar Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday -BPOM RI mencatat sekitar 4,2 juta Usaha Mikro dan Kecil...

Program MBG
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Program MBG Dinilai Belum Mampu Mendongkrak Ekonomi Rakyat Kecil

JAKARTA, Bisnistoday – Pengemat ekonomi menilai selama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Gelombang panas pengaruhi Lahan pertanian di Eropa (dok:Unsplash/Hannah Shedrow)
Ekonomi RakyatLingkungan

Gelombang Panas Pengaruhi Harga Pangan di Eropa

JAKARTA, Bisnistoday - Gelombang panas yang melanda Eropa pada Juni lalu diperkirakan...

Ekonomi Rakyat

Koperasi Kana Raih Penghargaan, Menkop Ferry Dorong Tatakelola Koperasi Seimbangkan Aspek Sosial

JAKARTA - Sektor ekonomi kerakyatan nasional kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui pencapaian...