www.bisnistoday.co.id
Minggu , 26 April 2026
Home EKONOMI Penumpang KA Ekonomi Dominasi Angkutan Lebaran
EKONOMISektor Riil

Penumpang KA Ekonomi Dominasi Angkutan Lebaran

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengangkut 3.789.662 pelanggan pada periode H-10 s.d H+10 Lebaran atau 12 April s.d 3 Mei 2023, yang terdiri dari 3.267.197 pelanggan KA Jarak Jauh dan 522.465 pelanggan KA Lokal.

Jumlah ini mencapai 104% jika dibandingkan dengan program yang telah ditetapkan sebanyak 3,6 juta pelanggan. Adapun pelanggan KA Jarak Jauh pada Angkutan Lebaran 2023 naik 27% dibandingkan pada periode Angkutan Lebaran 2022.

Pelanggan KA Jarak Jauh kelas ekonomi mendominasi Angkutan Lebaran 2023 yaitu sebanyak 2.213.516 pelanggan atau 68% dari total pelanggan KA Jarak Jauh. Disusul oleh pelanggan kelas eksekutif sebanyak 908.942 pelanggan (28%) dan kelas bisnis sebanyak 144.739 pelanggan (4%).

Selama Angkutan Lebaran 2023, KAI mengoperasikan rata-rata 252 KA per hari atau naik 18% dibanding Angkutan Lebaran 2022 sebanyak 214 KA per hari. Adapun On Time Performance kereta api selama Angkutan Lebaran 2023 mencapai target yang ditentukan yakni 96%. Pencapaian ketepatan waktu kereta api yang sangat bagus tersebut dipengaruhi oleh semakin membaiknya program perencanaan Angkutan Lebaran 2023 serta peningkatan kinerja operasional.

Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau Rabu (19/4) sebanyak 181.685 pelanggan. Adapun puncak arus balik terjadi pada H+2 atau Selasa (25/4) sebanyak 239.954 pelanggan. Rute favorit pelanggan yaitu Jakarta – Surabaya pp, Jakarta-Bandung pp, Jakarta – Malang pp, Jakarta – Yogyakarta pp, Jakarta – Purwokerto pp, Jakarta – Semarang pp, Bandung – Surabaya pp, dan lainnya.

“Pencapaian tersebut tidak bisa dilakukan tanpa adanya kolaborasi, sinergi, dan kerja sama yang harmonis dari seluruh jajaran KAI Group, dengan semangat gotong royong memberikan pelayanan dengan kualitas yang lebih baik dari tahun-tahun yang sebelumnya,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo pada penutupan Posko Angkutan Lebaran 2023 di Surabaya.

Didiek mengatakan, KAI akan melakukan perbaikan-perbaikan di berbagai bidang seperti sarana, prasarana, pelayanan, dan utamanya keselamatan dari evaluasi yang dilakukan setiap hari selama posko Angkutan Lebaran 2023. Hal ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan diri untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru di akhir tahun ini maupun angkutan Lebaran di tahun depan.

Pasca Angkutan Lebaran 2023 ini, KAI terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan seluruh sarana dan prasarana, termasuk penanganan-penanganan dalam kondisi yang darurat. KAI juga menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan atas kepercayaannya menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan pada Angkutan Lebaran 2023.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh stakehokders yang telah memberikan dukungan, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta anggota komunitas pecinta KA, dan utamanya kepada masyarakat yang telah tertib melakukan perjalanan mudik dan balik. Sehingga Angkutan Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar, aman, dan berkesan,” tutur Didiek./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Siapkan Pembiayaan PLTS untuk Percepat Elektrifikasi Desa

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan komitmennya untuk...

Meta bakal Pangkas Ribuan Karyawan (unsplash/julio-lopez)
EKONOMIEkonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Meta dan Microsoft bakal Pangkas Ribuan Karyawan

JAKARTA, Bisnistoday - Perusahaan teknologi raksasa, Meta dan Microsoft bakal memangkas jumlah...

Perang Iran Pengaruhi Harga Obat (unsplash/roberto sorin)
EKONOMIHumanioraSport & Health

Gejolak di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Obat

JAKARTA, Bisnistoday - Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran  telah memicu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berpengalaman 75 Tahun, Kemenkop Gandeng CDF Canada Kembangkan Koperasi di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop), bersama Co‑operative Development Foundation (CDF) of...