JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan, kepada seluruh jajarannya untuk tidak menyimpang dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apabila masih tetapa diketamukan temuan dan penyimpangan, dirinya siap melanjutkan proses ke meja hijau.
“Saya tidak mau seperti dulu lagi. Kalau eselon I salah, dibuang ke eselon II, ke III. Eselon bawah yang masuk penjara itu, tidak boleh. Itu memberikan contoh tidak baik ke generasi muda PU,” ungkap Menteri PU, Dody Hanggodo saat kegiatan Halal Bihalal bersama media di kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (2/4).
Pernyataan Menteri PU ini menegaskan tidak ingin berprasangka buruk terhadap para pegawai Kementerian PU, dan disisi lain melontarkan kritik keras bahkan bisa dibilang sebuah sindiran terhadap generasi muda pegawai kementerian yang masih berperilaku menyimpang.
“Jadi tidak boleh kita suuzon ke seluruh PU bajingan semua, ya tidak boleh begitu. Kita harus selalu berpikiran baik. Apalagi Kementerian PU termasuk salah satu kementerian tertua, harus kita jaga marwahnya,” kata Dody.
Generasi muda PU, ungkapnya, juga masih banyak pegawai yang memiliki integritas. “Hari ini menurut saya generasi muda PU sudah agak konslet sedikit otaknya. Nah itu harus saya cuci. Generasi muda PU janganlah berlomba-lomba perilaku menyimpang, menggunakan uang APBN untuk bisa mengejar jabatan Eselon I, II, III secepat-cepatnya. Nah, itu tidak boleh. Nah, itu yang saya gembar-gemborkan dari sekarang,” tegasnya.
Ironisnya, secara kronologis justru generasi muda pegawai kementerian merupakan kelompok yang paling kecil kemungkinan terlibat dalam praktik lama yang selama ini disorot publik. Pasalnya, banyak pegawai muda di Kementerian PU merupakan rekrutmen baru dalam satu dekade terakhir melalui sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lebih terbuka dan kompetitif.//






































