www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 Maret 2026
Home HEADLINE NEWS Perhiasan Unggulan Indonesia Curi Perhatian di New York, Catat Potensi Transaksi Rp31,12 Miliar
HEADLINE NEWS

Perhiasan Unggulan Indonesia Curi Perhatian di New York, Catat Potensi Transaksi Rp31,12 Miliar

Perhiasan
PERHIASAN EMAS, saat Pemeran Perhiasan beberapa waktu lalu.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kilau perhiasan Indonesia kembali memikat panggung dunia. Dalam ajang pameran internasional JA New York 2025 yang digelar di Javits Center, New York, pada 26–28 Oktober 2025, produk perhiasan unggulan Tanah Air sukses mencatat potensi transaksi hingga USD 1,87 juta atau sekitar Rp31,12 miliar.

Pencapaian ini diraih melalui tiga jenama yang mewakili Indonesia, yaitu Manoja Jewelry, Titian Fine Jewelry, dan Nakula Jewelry. Ketiganya menampilkan karya dengan ciri khas budaya Nusantara berpadu sentuhan modern yang disambut antusias oleh lebih dari 18.000 pengunjung dari berbagai negara.

Menurut Kepala ITPC Chicago, Dhonny Yudho Kusuma, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelaku usaha kreatif Indonesia mampu bersaing di pasar global.

“Kami ingin membangun citra bahwa Indonesia tidak hanya kaya sumber daya, tapi juga unggul dalam inovasi dan desain. Produk UMKM kita kini diakui dunia,” ujar Dhonny.

Paviliun Indonesia yang digagas oleh ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal RI New York menempati area seluas 18 meter persegi, menampilkan beragam koleksi bernilai seni tinggi.

  • Nakula Jewelry menonjolkan perhiasan mutiara dengan desain elegan bercita rasa kontemporer.
  • Manoja Jewelry menghadirkan karya yang mengangkat unsur alam dan budaya Indonesia.
  • Titian Fine Jewelry memamerkan koleksi perak, kuningan, dan tembaga dengan sentuhan etnik modern.

Selama tiga hari pameran, ketiga jenama tersebut berhasil menarik minat lebih dari 65 calon pembeli potensial dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, India, Brasil, Nigeria, Kazakhstan, dan Tiongkok. Produk berbahan mutiara laut, anting mother of pearl, hingga perhiasan emas berdesain etnik kontemporer menjadi favorit para pengunjung.

Pemilik Manoja Jewelry, Maryam, mengaku bangga membawa karya lokal ke panggung dunia.“Kami tidak hanya menjual perhiasan, tapi juga cerita dan nilai budaya yang terkandung di setiap desain,” tuturnya.

Berdasarkan data Global Trade Atlas S&P Global 2024, ekspor perhiasan Indonesia ke AS mencapai USD 161 juta, menunjukkan posisi kuat produk lokal di pasar global, terutama pada segmen logam mulia.
Di sisi lain, total perdagangan Indonesia–AS sepanjang Januari–Agustus 2025 tercatat USD 29 miliar, dengan Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar USD 14,52 miliar pada 2024.

Capaian ini mempertegas bahwa perhiasan bukan hanya soal kemewahan, tetapi juga representasi kreativitas, identitas, dan keunggulan budaya Indonesia di mata dunia.///

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Kesiapan Prasarana Mudik
HEADLINE NEWS

Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional Dalam Kondisi Mantaf Dilalui Pemudik

JAKARTA, Bisnistoday- Mendekati musim mudik lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) fokus...

HEADLINE NEWS

Akses Jalan Ruas Trenggalek–Ponorogo, Terkena Longsor Sudah Dapat Dilalui Terbatas

TRENGGALEK, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)...

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

Neraca Perdagangan Awal 2026 Surplus, Ekspor Industri Menguat Walau Terjadi Lonjakan Impor

JAKARTA, Bisnistoday- Kinerja perdagangan Indonesia membuka tahun 2026 dengan catatan positif. Neraca...

Pelabuhan Tanjung Priok
HEADLINE NEWS

Harga Minyak Berpotensi Tembus USD100, Fiskal RI 2026 Bakal Bergerak Dinamis

JAKARTA, Bisnistoday – Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran kembali memicu...