www.bisnistoday.co.id
Minggu , 14 Juni 2026
Home HEADLINE NEWS PII Jawa Barat Siap Perkuat Reindustrialisasi dan Kompetensi Insinyur
HEADLINE NEWSNasional

PII Jawa Barat Siap Perkuat Reindustrialisasi dan Kompetensi Insinyur

PII Jawa Barat
PELANTIKAN Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Barat, di Bandung, Sabtu (23/5)./
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Ilham Akbar Habibie, resmi melantik Hambali sebagai Ketua PII Wilayah Jawa Barat periode 2026–2029 di Gedung PPAG Universitas Katolik Parahyangan, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi PII Jawa Barat untuk memperkuat peran insinyur dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor industri dan penguatan kualitas profesi keinsinyuran.

Ketua PII Jawa Barat, Hambali, mengatakan kepengurusan baru akan fokus menjalankan sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan organisasi dan praktik profesi di lapangan.

“Ada empat agenda utama yang akan kami dorong lebih serius. Pertama digitalisasi data insinyur dan praktik keinsinyuran, kedua harmonisasi profesi keinsinyuran dengan profesi lain yang berkaitan, ketiga desentralisasi tugas organisasi hingga ke cabang kabupaten dan kota, dan terakhir penguatan advokasi praktik keinsinyuran,” ujar Hambali.

Menurutnya, program advokasi diperlukan agar para insinyur mendapat pendampingan ketika menghadapi persoalan hukum maupun persoalan profesional dalam pekerjaannya.

“Kalau ada rekan-rekan insinyur di Jawa Barat yang menghadapi persoalan hukum atau masalah profesional di lapangan, kami ingin PII hadir memberikan pendampingan,” katanya.

Hambali menilai Jawa Barat memiliki posisi penting dalam pengembangan industri nasional karena sebagian besar industri strategis berada di wilayah tersebut. Namun, di tengah kebutuhan reindustrialisasi nasional, profesi insinyur masih menghadapi sejumlah tantangan.

“Pak Ilham sebelumnya menyampaikan lebih dari 50 persen industri strategis Indonesia ada di Jawa Barat. Tapi di sisi lain kita juga menghadapi tantangan reindustrialisasi. Karena itu kompetensi, kerja sama internasional, etika, dan profesionalisme insinyur harus terus diperkuat,” ucapnya.

Untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, PII Jawa Barat juga mulai membangun kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi melalui Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI). Langkah itu dilakukan untuk mendorong lebih banyak insinyur memiliki sertifikasi dan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).

Selain itu, PII Jawa Barat berencana menggelar berbagai program pengembangan seperti pelatihan, seminar, konferensi, hingga engineering trip bagi insinyur muda agar lebih mengenal praktik industri secara langsung.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PII, Agus Taufik Mulyono, menegaskan bahwa etika profesi menjadi fondasi utama dalam praktik keinsinyuran.

“Etika profesi itu bahkan lebih tinggi daripada keahlian. Orang ahli masih bisa salah atau terjebak dalam malapraktik. Karena itu Undang-Undang Keinsinyuran hadir untuk menjaga agar para profesional tetap menjunjung etika,” katanya.

Ia juga berharap pengurus baru PII Jawa Barat dapat meningkatkan kesadaran para pelaku praktik keinsinyuran untuk mengikuti sertifikasi dan memiliki STRI sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang Keinsinyuran./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendikdasmen
Nasional

Mendikdasmen Laporkan Sebanyak 43 Juta Murid Telah Menerima MBG

JAKARTA, Bisnistoday –Dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Pendidikan Dasar dan...

Kemenperin
HEADLINE NEWS

Indonesia Jajaki Industri Xiamen Untuk Dukung Transformasi Manufaktur

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjajaki peluang kolaborasi yang lebih erat...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...

Aksi Mahasiswa
Nasional

Ribuan Massa Mahasiswa Lontarkan Lima Tuntutan

JAKARTA, Bisnistoday - Massa yang terdiri dari ribuan mahasiswa dan didukung masyarakat...