www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home METRO Jakarta Region Pj  Gubernur DKI Diminta Bongkar Data Bansos Covid-19
Jakarta RegionMETRO

Pj  Gubernur DKI Diminta Bongkar Data Bansos Covid-19

TIKUS BANSOS : Pemprov DKI Dimnta Buka data Bansos Covid-19.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat kebijakan publik, Sugiyanto mendesak Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk membuka data Bansos Covid-19 yang diduga diselewengkan. LSM ini secara resmi telah memintas Pemprov DKI Jakarta terbuka terkait dana Bansos Covid-19 yang menjadi polemic masyarakat.

“Alasan Saya mengajukan permintaan data ini yaitu untuk tujuan analisa atas cuitan Rudi Valinka dalam akun @kurawa tersebut diatas. Disamping itu Saya juga akan mempertimbangkan untuk melaporkan pada pihak penegak hukum, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian dan atau Kejaksaan,” terang Sugiyanto alias SGY ini melalui keteranganya di Jakarta, Jumat (27/1).

Sugiyanto mengaku, permintaan data Bansos Covid-19 tersebut, mengacu pada UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu cuitan Rudi Valinka yang diucapkan atau ditulis melalui twitter akun @kurawa pada tanggal 9 Januari 2023 viral  dibeberapa Media Sosial (Medsos).

“Dalam cuitan tersebut berisi tentang dugaan adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) atas Program Bansos Pemprov DKI Jakarta tahun 2020 senilai Rp. 2.85 Triliun,” terangnya.

Atas hal tersebut, lanjut Sugiyanto, pada Rabu (25/1) pihaknya telah  mengajukan surat kepada Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tentang “Permintaan Daata Bansos DKI Pada Perumda Pasar Jaya Atas Cuitan   Rudi Valinka  Pada  Medsos  Akun Twitter  @kurawa  tentang    Dugaan      Korupsi  Program Bansos Pemprov DKI Jakarta Senilai Rp. 2,85 Triliun.”

Tudingan KKN

Data-data yang diminta adalah tentang dugaan KKN Program Bansos DKI Jakarta sebagaimana yang dicuitkan dalam akun @kurawa, yakni data tentang Risalah Rapat Dewan Pengawas, Direksi dan KAP pada tanggal 12 Mei 2022 terkait temuan-temuan forensik audit yang dilakukan  Ernst And Young (EY) terkait Bansos.

Data lain yang juga kami minta yaitu data tentang hasil audit forensik yang dilakukan Ernst And Young (EY) terkait Bansos Covid-19 DKI Jakarta.

“Selain itu saya juga meminta data  tentang temuan akun @kurawa untuk nama-nama Vendor dan Supplier termasuk nama-nama dibalik supplier yang mendapat jatah pengadaan bansos lewat pemeriksaan EY,” paparnya.

“Dalam cuitannya, akun @kurawa juga melampirkan nama-nama yang diduga kuat adalah nama-nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dan elemen masyarakat lainnya,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

EKONOMIJakarta Region

Kecelakaan Kereta KRL dan KA Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

JAKARTA, Bisnistoday- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan...

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno
Jakarta Region

Pemprov DKI Jakarta Hormati Proses Hukum Kasus TPST Bantargebang dan Percepat Perbaikan Tata Kelola Sampah

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghormati sepenuhnya proses hukum...

Pejabat DKI Jakarta
Jakarta Region

Lantik Pejabat Baru, Gubernur Pramono Pesan Junjung Tinggi Integritas

JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta 11 pejabat Pimpinan...

LingkunganMETRO

Jakarta Berpotensi Hujan di Hari Ke-2 Lebaran

JAKARTA-Bisnistoday: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan...