www.bisnistoday.co.id
Kamis , 20 Agustus 2026
Home EKONOMI PPKM Darurat, Kemendag Jamin Distribusi Kebutuhan Pokok
EKONOMI

PPKM Darurat, Kemendag Jamin Distribusi Kebutuhan Pokok

Menteri Perdagangan M Lutfi saat memberikan paparan kepada media, di Jakarta, belum lama ini. (Foto:BToday)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjamin stok dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat, terutama pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali selama 3-20 Juli 2021. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir karena selain stok aman, harga bapok stabil dan terjangkau. 

“Pemerintah menjamin stok dan stabilitas harga bapok selama kebijakan PPKM Darurat. Bapok merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang wajib dipenuhi kecukupannya. Saat ini, Kemendag bersama kementerian dan lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha terus memantau dan memastikan bapok tetap tersedia dengan harga terjangkau oleh masyarakat,” tegas Mendag Lutfi di Jakarta, Senin (5/7). 

Baca juga : Harga Komoditas Pertambangan Tunjukkan Tren Positif

Hasil pantauan Kemendag melalui koordinasi dengan BUMN dan pelaku usaha menunjukkan ketersediaan bapok masih aman dan mencukupi. Stok beras di Perum Bulog saat ini sekitar 1,39 juta ton. Jumlah ini masih dalam kisaran aman yaitu 1 juta─1,5 juta ton. Sementara stok beras di Pasar Induk Besar Cipinang (PIBC) sekitar 41 ribu ton. Jumlah tersebut di atas stok normal yaitu 30 ribu ton. 

Mendag Lutfi memperingatkan semua pihak terutama pelaku usaha agar tidak berspekulasi memanfaatkan situasi darurat ini dengan menaikkan harga dan mengambil untung sebesar-besarnya. “Kami bersama Polri akan menindak sangat tegas siapa pun yang mencoba berspekulasi menaikkan harga bapok. Mereka yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi akan berhadapan dengan hukum,” tandasnya. 

Para pelaku usaha diminta ikut mendukung PPKM Darurat secara penuh, mengikuti jam buka dan tutup usaha sesuai aturan, melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, serta memiliki empati yang tinggi untuk saling menolong dan bergotong royong melewati masa pandemi ini. 

Kondisi Stabil

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Oke Nurwan menyatakan stok sejumlah barang kebutuhan pokok juga terpantau aman hingga 2—3 bulan ke depan dengan harga stabil. Stok gula sekitar 445 ribu ton, minyak goreng 629 ribu ton, dan kedelai 610 ribu ton. 

Baca juga : Pelaku Usaha Tahu dan Tempe Jaga Harga Kedelai Tetap Stabil

“Stok bapok aman hingga 2—3 bulan ke depan. Kecukupan stok bapok juga terlihat dari tingkat stabilitas harga di masyarakat. Berdasarkan pantauan Kemendag dan pemerintah daerah seluruh Indonesia harga komoditas bapok terpantau stabil dibandingkan sebulan lalu. Pantauan dilakukan pada 216 pasar rakyat di 90 kabupaten/kota,” ujarnya. 

Berdasarkan pantauan, harga beras medium rata-rata nasional tercatat Rp10.500/kg, gula pasir (Rp13.000/kg), dan tepung terigu (Rp10.200/Kg). Selain itu, beberapa komoditas bapok bahkan mengalami penurunan harga, seperti beras premium turun 0,81 persen menjadi Rp12.300/kg, minyak goreng curah turun 0,75 persen menjadi Rp13.200/liter, daging sapi turun 0,08 persen menjadi Rp126.000/kg, daging ayam ras turun 0,83 persen menjadi Rp35.700/kg, telur ayam ras turun 1,90 persen menjadi Rp25.800/kg, bawang merah turun 1,95 persen menjadi Rp31.300/kg, dan bawang putih turun 1,03 persen menjadi Rp28.700/kg. 

“Kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabe merah keriting yang naik 9,06 persen menjadi Rp33.700/kg dan cabe rawit merah yang naik 29,45 persen menjadi Rp67.700/kg. Kenaikan disinyalir disebabkan gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem di beberapa sentra produksi dalam tiga minggu terakhir,” ungkap Oke./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dirut KAI
EKONOMI

Dirut KAI Fokus Optimalkan Area Pertumbuhan Ekonomi Wilayah TOD

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal lebih fokus pengembangan...

EKONOMI

Kota Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan, Bandara Husein Jadi Penguat Konektivitas

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 23-24...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun...

EKONOMI

Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

BANDUNG, Bisnistoday - Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan menggunakan pesawat jet dari Bandara...