www.bisnistoday.co.id
Senin , 24 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI PT PP (Persero) Incar Kontrak Senilai Rp31 Triliun
BURSA & KORPORASIKorporasi

PT PP (Persero) Incar Kontrak Senilai Rp31 Triliun

RAIH KONTRAK BARU : Logo PT Pembangunan Perumahan (PP) Persro di salah satu proyek di Jakarta, belum lama ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, membidik perolehan kontrak baru sebesar Rp31 triliun di tahun 2022 sehingga optimistis dapat mencapai laba sesuai dengan yang ditargetkan. 

Perolehan kontrak baru tersebut ditargetkan berasal dari sektor gedung senilai 34,56 persen, jalan dan jembatan sebesar 30,95 persen, industri sebesar 11,29 persen, minyak dan gas sebesar 7,90 persen, bendungan sebesar 5,48 persen, irigasi 3,87 persen, pelabuhan sebesar 2,10 persen, pembangkit listrik sebesar 2,07 persen, dan bandar udara sebesar 1,77 persen.

“Meskipun tahun 2021 dipenuhi oleh tantangan, hasil kerja keras perusahaan tahun lalu masih mampu membukukan kontrak baru senilai Rp21 triliun,” kata Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero) Yuyus Juarsa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (14/1).

Target perolehan kontrak baru perseroan di tahun 2022 sebesar Rp31 triliun tumbuh sekitar 45 persen dari pencapaian di tahun sebelumnya. Di tahun 2022 ini, perseroan juga akan berfokus untuk menggarap sejumlah proyek milik pemerintah dan BUMN.

Adapun total segmentasi pemasaran PT PP untuk proyek milik Pemerintah, BUMN, dan Kerjasama BUMN mencapai 92 persen. Perseroan telah menyusun berbagai strategi dan kebijakan untuk mencapai sejumlah target yang telah ditetapkan di tahun 2022.

Selain itu, strategi yang disusun untuk jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan pertumbuhan kinerja keuangan berkelanjutan.

PT PP memiliki perolehan kontrak baru konstruksi dari adanya investasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, yang dimiliki oleh perusahaan. Perolehan tersebut berasal dari pekerjaan proyek infrastruktur maupun pembangunan pabrik di kawasan tersebut.

Melalui investasi di KIT Batang, di tahun 2021 perusahaan memperoleh beberapa kontrak baru dari pengembangan kawasan tersebut, antara lain proyek pematangan lahan senilai Rp300 miliar, proyek pembangunan jalan kawasan senilai Rp350 miliar, proyek pembangunan IPAL sebesar Rp250 miliar, pembangunan rumah susun pekerja senilai Rp150 miliar, dan pembangunan pabrik milik KCC Glass sebesar Rp900 miliar.

Tidak hanya berhenti sampai di situ, di tahun ini dan tahun mendatang, perseroan masih memiliki berbagai kesempatan untuk menggarap sejumlah proyek konstruksi lainnya di KIT Batang, seperti pematangan lahan seluas 2.650 ha, pembangunan pengelola dan sarana ibadah, pembangunan pabrik siap pakai, dryport, seaport, jetty, dan pembangunan infrastruktur dan utilitas lainnya.

Masifnya program pelaksanaan vaksin COVID-19 di Indonesia diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk perkembangan dan pembangunan Indonesia./Ant

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Waskita Karya
Korporasi

Rayakan HUT RI ke-81, Gedung FIB UGM Garapan Waskita Karya Diresmikan

JAKARTA, Bisnistoday - Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI)...

Waskita Beton
Korporasi

Waskita Beton Precast Turut Andil Pembangunan Infrastruktur Strategis Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Kontribusi Waskita Beton Precast tersebar pada beragam proyek di...