www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Public Gold Indonesia Berkomitmen Perluas Literasi Emas
Ekonomi & Bisnis

Public Gold Indonesia Berkomitmen Perluas Literasi Emas

Dari Kiri-Kanan, First Record Breaker PGI Denny Kurniawan, Founder dan Executive Chairman Public Gold Group Dato’ Wira Louis Ng, & Head of Operations Public Gold Indonesia Febrina Amalia.
Dari Kiri-Kanan, First Record Breaker PGI Denny Kurniawan, Founder dan Executive Chairman Public Gold Group Dato’ Wira Louis Ng, & Head of Operations Public Gold Indonesia Febrina Amalia.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Emas, menurut survei Populix edisi Januari 2026, merupakan aset paling dipercaya responden Indonesia di tengah kondisi penuh ketidakpastiaan dengan 80% memilih sebagai aset safe-haven.

Namun, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan emas sebagai instrumen perlindungan nilai masih belum optimal. Selama satu dekade perjalanannya, Public Gold Indonesia mengambil peran srategis dalam memperluas literasi emas melalui berbagai program edukasi.

Sejak kali pertama hadir di Indonesia pada 2016, menurut Founder dan Executive Chairman Public Gold Group Dato’ Seri Louis Ng, Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas agar tidak hanya dipandang sebagai perhiasaan semata tetapi aset jangka panjang.

“Dengan visi menyediakan akses mudah, aman, dan terjangkau terhadap kepemilikan emas fisik berkualitas tinggi, kami ingin memberikan makna bagi masyarakat tentang pentingnya emas sebagai strategi investasi jangka panjang dan safe-haven asset,” kata Dato’ Seri Louis Ng di Jakarta, Sabtu (6/6).

Sejak berdiri pada 2008 di Malaysia, Public Gold memperoleh sambutan hangat dari masyarakat dengan beragam latar belakang hingga kini mencapai 50 ribu pelanggan di Indonesia dan ribuan Public Gold Business Owner (PGBO) yang berperan aktif menyebarluaskan edukasi emas melalui berbagai kegiatan, baik bertempat di sembilan cabang maupun lokasi lainnya.

“Public Gold Indonesia menargetkan pencapaian 10 juta pelanggan pada tahun 2030 sebagai bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem edukasi emas lebih luas dan berkelanjutan,” kata Head of Operations Public Gold Indonesia Febrina Amalia.

Target tersebut, sambung Febrina, cukup realistis sebab di Indonesia sedang terjadi pergeseran stigma emas dari semula dianggap klasik bagi Generasi Z (Gen Z) dan Milenial kemudian mulai dipandang sebagai investasi ‘aman’ di tengah kondisi ketidakpastian global. Peminat invetasi emas juga tidak sedikit datang dari kalangan muda dengan fungsi sebagai pelindung aset (protective asset).

“Tumbuhnya kepercayaan publik terhadap emas dibarengi dengan perolehan sertifkasi Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas dan standar produk Public Gold Indonesia,” ungkap Febrina./E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan perusahaan otomotif...

TransNusa
Ekonomi & Bisnis

TransNusa Bersama Singapore Tourism Board Tawarkan Tarif Penerbangan Spesial dan Promo Fly-Cruise Terbaru

JAKARTA, Bisnistoday - Wisatawan Indonesia akan segera memiliki lebih banyak alasan untuk...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...