www.bisnistoday.co.id
Rabu , 16 September 2026
Home EKONOMI Energi RDP Komisi VI DPR, Pertamina Fokus Wujudkan Program Strategis Pemerintah Bidang Energi
Energi

RDP Komisi VI DPR, Pertamina Fokus Wujudkan Program Strategis Pemerintah Bidang Energi

Direksi Pertamina
DIRUT PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Guna mendukung program swasembada energi, PT Pertamina (Persero) akan menjalankan berbagai program strategis seperti peningkatan lifting migas, pembangunan infrastruktur gas, pembangunan kilang domestik, pengembangan energi hijau, dan hilirisasi industri domestik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam Rapat Dengar Pendapar (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12). Perseroan juga telah menyesuaikan program kerja perseroan dengan misi Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rapat perdana ini, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri memperkenalkan seluruh Direksi Pertamina baik Holding, Subholding serta Anak Perusahaan Pertamina Group dengan Komisi VI DPRI RI periode 2024 – 2029.

“Visi dan misi Pertamina kami selaraskan dengan misi Asta Cita yakni poin 2 kemandirian energi dan poin 5 melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk nilai tambah,” jelas Simon.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Wiko Migantoro mengatakan Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional serta sekaligus berkontribusi kepada negara dan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia.

“Bisnis Pertamina terintegrasi dari hulu ke hilir dan berfokus pada upaya untuk memastikan ketersediaan energi nasional,” ujar Wiko.

Dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, imbuh Wiko Pertamina terus meningkatkan produksi migas. Pada periode 2020 – 2023 produksi minyak dan gas (Migas) Pertamina tumbuh sebesar 7 persen per tahun.

“Secara nasional, Pertamina berkontribusi dari hulu migas sebesar 69 persen untuk minyak dan 34 persen gas,” terang Wiko.

Wiko menambahkan, untuk mendistribusikan energi di hulu migas ke seluruh Indonesia, Pertamina memiliki Subholding Gas dan Commercial & Trading. Subholding Gas Pertamina memiliki jaringan pipa transmisi sepanjang 5.900 km dan pipa distribusi 27.000 km. Sedangkan Subholding Commercial & Trading Pertamina memiliki jaringan BBM hingga mencapai 15.000 retail points.

“Distribusi energi ke seluruh Indonesia secara merata juga didukung Subholding Integrated Marine Logistics untuk memperkuat rantai suplai dari hulu hingga ke konsumen,” ujar Wiko.

Menurut Wiko, Pertamina juga telah menerapkan sistem digital secara solid dari hulu ke hilir. Pertamina telah menuntaskan digitalisasi penyaluran solar sebesar 100 persen, sedangkan Pertalite terus berproses begitu juga dalam penyaluran LPG. Dengan digitalisasi, penyaluran subsidi energi menjadi lebih tepat sasaran./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Energi

Pengamat Ungkap Strategi Percepat Transisi Energi Indonesia: PLTS hingga Smart Grid

BANDUNG, Bisnistoday - Percepatan transisi energi menjadi salah satu tantangan penting dalam...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

Energi

SKK Migas Resmikan Fasilitas Overhaul dan Pembangunan Engine Solar Turbines Taurus™ 60 Single Shaft Pertama di Asia

JAKARTA, Bisnistoday — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan...

Ahmah Yani
Energi

Ahmad Yani Terpilih sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX:...