Press "Enter" to skip to content

Saham Sektor Transportasi dan Keuangan Terkoreksi, IHSG Ditutup Melemah

IHSG dan rupiah pada perdagangan Selasa (23/11) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (23/11) ditutup turun 45,51 poin ke posisi 6.677,88, sementara indeks LQ45 turun 5,25 poin ke posisi 958,39. Penuruan IHSG kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh melemahnya saham sektor transportasi dan sektor keuangan.

Serlain itu, menurut Tim Riset Ajaib Sekuritas dalam ulasannya, terkoreksinya bursa Wall Street semalam, kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah negara di Eropa yang mengharuskan beberapa negara kembali menerapkan lockdown total, serta aksi penjualan bersih investor asing kepada saham berkapitalisasi besar di pasar reguler.

Dibuka melemah, IHSG banyak menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus berada di teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 2,02 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti & real estat masing-masing minus 1,76 persen dan minus 0,95 persen.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor energi dan sektor infrastruktur masing-masing sebesar 0,89 persen dan 0,47 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” sebesar Rp92,75 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.309.131 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,52 miliar lembar saham senilai Rp14,93 triliun. Sebanyak 177 saham naik, 349 saham menurun, dan 142 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng melemah 29,76 poin atau 1,2 persen ke 24.651,58, indeks Shanghai naik 7,01 poin atau 0,2 persen ke 3.589,09, dan indeks Straits Times terkoreksi 7,63 atau 0,24 persen ke 3.229,45. Sedangkan bursa saham Jepang tutup karena libur nasional Labor Thanksgiving Day.

Rupiah Melemah

Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup melemah seiring pencalonan kembali Jerome Powell sebagai Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat The Fed.

Rupiah sore ini ditutup melemah 9 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp14.258 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.249 per dolar AS.

“Dolar AS bergerak menguat seiring pasar yang merespon pernyataan dari Presiden AS Joe Biden yang kembali menominasikan Gubernur The Federal Reserve saat ini Jerome Powell untuk masa empat tahun selanjutnya,” tulis Tim Riset Monex Investindo dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Pelaku pasar melakukan aksi beli dolar setelah kabar pencalonan Powell tersebut. Pasar mengharapkan kebijakan yang stabil di tengah pemulihan ekonomi AS pasca wabah COVID-19.

Sementara itu Lael Brainard, yang merupakan pejabat top lainnya dari Federal Reserve akan menjadi wakil ketua.

Dengan penunjukkan Powell untuk periode keduanya sebagai pemimpin Federal Reserve, menunjukkan bahwa outlook yang kurang dovish untuk kebijakan moneter daripada di bawah kepemimpinan Brainard.

Penunjukkan tersebut juga memicu spekulasi ruang yang lebih luas untuk adanya kenaikan suku bunga di bawah Powell dengan Powell masih sebagai pemimpin The Fed, dan itu telah berdampak positif untuk dolar AS.

Penguatan dolar AS sebelumnya telah ditopang oleh pernyataan dari pejabat Fed Ricard Clarida dan Christopher Waller pada Jumat lalu yang menyarankan laju pemangkasan stimulus yang lebih cepat mungkin akan tepat di tengah pemulihan yang cepat dan meningkatnya inflasi.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.258 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.253 per dolar AS hingga Rp14.279 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa melemah ke posisi Rp14.272 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.255 per dolar AS./

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *