www.bisnistoday.co.id
Selasa , 11 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS SCM Summit 2024 Jalan Menuju Pencapaian Target Hulu Migas
HEADLINE NEWS

SCM Summit 2024 Jalan Menuju Pencapaian Target Hulu Migas

SKK Migas
Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menegaskan kembali bahwa rangkaian kegiatan Supply Chain & National Capacity 2024 (SCM Summit) merupakan jalan menuju pencapaian target lifting sejuta barel per hari (bph) minyak serta 12 Billion Cubic Feet (BCF) gas.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko kepada media mengatakan, SCM Summit di Jakarta merupakan rangkaian acara puncak yang sebelumnya digelar di Kota Suraba dan Batam. Untuk Kota Surabaya sebelumnya mengenai digitalsiasi dan teknologi sertan di Batam lebih kepada komunitas dan market intelegence.

Lebih lanjut Rudi menuturkan, sesuai dengan tanggapan Menko Marves pada pembukaan SCM Summit 2024 kemarin, bahwa menekankan digitalisasi dalam sektor hulu migas. SKK Migas juga sudah memiliki roadmap serta berkoordinasi dengan komunitas, Rig, EPC serta terus digalakkan karena sektor migas akan bergerak sangat masiv dalam beberapa tahun mendatang.

“Terkait hal ini, pada CEO forum di Bogor beberapa waktu lalu juga sempat menjadi pokok bahasan betapa masivnya sektor migas nasional kedepan. Forum itu, juga digunakan untuk menyampaikan sesuai diantara penyedia jasa dan pengguna jasa,” tuturnya.

Bagi SKK Migas, tambah Rudi Satwiko, bahwa pemerintah tegas dalam Cost, Quality dan Delivery (CQD). Paling penting adalah Cost dan Delivery karena bisa mempengaruhi skala keekonomian pelaksanaan pengeboran sumur.

Proyek Migas Berjalan Masiv

Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai SKK Migas, Eka Bhayu Setta mengutarakan, kedepan banyak proyek migas yang tengah proses berjalan. Kedepan juga banyak tantangan seperti terkait kapasitas building dan supply chain, dan  khususnya penyediaan SDM.”Indonesia punya proyek migas dan ini challenging.”

“Pertemuan SCM Summit ini merupakan bagian untuk pencapaian target lifting migas. Apabila tidak ada kapasita nasional akan terbuka bebas barang luar negeri masuk. Sehingga butuh persiapan seoptimal mungkin.”

VP SCM Regional Jawa PT Pertamina EP Bayu Kusuma Tri Aryanto menuturkan, pelaksanaan SCM Summit 2024 bagi kegiatan awal di Surabaya dan Batam, untuk memetakan persoalan agar mendorong terwujudnya target sektor migas. “Acara di Jakarta ini memiliki ekspektasi lebih, atau level pertemuanya lebih tinggi lagi.”

SCM Summit di Jakarta, tambah Bayu, melibatkan pembicara dari expatriate agar berbagi pengalamannya. Tentu para pelaku asing ini, memiliki pandangan atau paradigma berbeda dengan pelaku migas di Indonesia. “Kalau ini akan melihat opportunity juga dari luar negeri, selain menggali potensi.”.

Sementara, Kepala Divisi program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D. Suryodipuro, menambahkan, kegiatan SCM Summit penting bagi pelaku usaha sektor migas. Hal ini menyangkut kolaborasi serta bagaimana memanfaatkan kapasitas nasional.

“Kita benar-benar effort kedepan untuk capai target lifting sejuta barel per hari, dengan menagetkan pengeboran 925 sumur tahun ini. Ini luar biasa, dibanding tahun 2020 hanya mengebor 240 sumur saja. Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi.”//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
HEADLINE NEWS

Tak Sekedar Saham Terindeks, Mirae Asset Sekuritas Soroti Arah Keputusan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai perhatian investor menjelang...

Kekeringan
HEADLINE NEWS

Warga Kekeringan di Kab.Banjar Terima Distribusi 8.000 Liter Air Bersih

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan 8.000 liter air bersih...

Tol Solo Klaten
HEADLINE NEWS

Asosiasi Jalan Tol Bakal Kupas Tuntas Model Baru Pembiayaan Tol

JAKARTA, Bisnistoday – Asosiasi Tol Indonesia (ATI) bakal membahas tuntas mengenai model...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
HEADLINE NEWS

Kejar Pertumbuhan Seperti Vietnam, Orientasi Ekonomi Mesti Fokus ‘Outward Looking’

JAKARTA, Bisnistoday – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II 2026 tercatat 5,29%...