JAKARTA,Bisnistoday- Sekjen DPR, Indra Iskandar, menerima Anugerah Meritokrasi Hasil Penilaian Penerapan Sistem Merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan kategori baik.
Penghargaan itu diberikan di salah satu hotel di Surabaya, Jawa Timur, Selasa diwakili oleh Inspektur Utama Setjen DPR Setyanta Nugraha.
“Kita bersyukur dengan capaian ini dan sebagai pelecut untuk terus meningkatkan apa yang sudah dilakukan selama ini, terutama tata kelola jajaran SDM dengan upaya-upaya yang sistematis, mengikuti prosedur, standar, kriteria yang selama ini sudah dikembangkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, KASN maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Setyanta Nugraha, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ia mengharapkan momentum tersebut dapat dijaga dan ditingkatkan terus agar meritokrasi atau sistem merit di Sekretariat Jenderal DPR betul-betul objektif dan independen.
“Sehingga SDM di Sekretariat Jenderal menjadi SDM yang unggul dan mampu bersaing dengan SDM parlemen negara lain,” kata dia.
Sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi serta kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal-usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan guna mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, netral dan berkinerja tinggi.
Penerapan sistem merit sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 5/2014 tentang ASN dalam implementasinya mewajibkan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) melalui seleksi terbuka dan instansi pemerintah harus menerapkan prinsip-prinsip merit dalam manajemen ASN. Kebijakan tersebut hanya dikecualikan bagi instansi yang sudah menerapkan sistem merit.
Selaras dengan amanat tersebut, Indra mengatakan beberapa progres dan perubahan telah dilaksanakan untuk terwujudnya sistem merit di Sekretariat Jenderal DPR yang ditandai dengan telah ditetapkannya Peraturan Sekjen Nomor 21/2018 tentang Standar Kompetensi Jabatan di lingkungan Setjen DPR di mana setiap jabatan telah memiliki standar kompetensi tertentu.
Selain itu, kata dia, telah dilaksanakan asesmen untuk memetakan kompetensi dan kualifikasi para ASN di Sekretariat Jenderal DPR dan juga telah dilakukan tes English Proficiency Test for Indonesian Government Officials (EPTIGO), yaitu uji untuk tes kemampuan bahasa Inggris yang berkaitan dengan tugas sehari-harinya./



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)






















