www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home EKONOMI Tahun 2022, KKP Tingkatkan Investasi di Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
EKONOMI

Tahun 2022, KKP Tingkatkan Investasi di Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Plt Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP, Pamuji Lestari
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2022 akan meningkatkan investasi di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Ini dilakukan dalam rangka menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNPB) di sektor kelautan nasional.

“Program unggulan kami di 2022 adalah peningkatan investasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, mulai dari peningkatan izin berusaha,” kata Plt Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP, Pamuji Lestari dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/12).

Ia menyatakan, untuk perizinan berusaha di ruang laut, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP. Kerja sama ini dilakukan antara lain dengan berkoordinasi memberikan peringatan terhadap perusahaan yang tidak berizin atau izinnya sudah kedaluwarsa terkait dengan kawasan ruang laut. Sementara bagi perusasahaan yang belum memiliki izin, diharapkan dapat segera mengurus perizinan berusaha tersebut khususnya ke Ditjen PRL.

Pamuji mengungkapkan, capaian PNBP Ditjen PRL pada tahun 2021 mencapai lebih dari Rp27 miliar, atau meningkat sekitar 400 persen dibandingkan dengan capaian PNBP Ditjen PRL pada 2020 yang hanya sekitar Rp6 miliar.

Dirjen PRL mengemukakan bahwa capaian PNBP tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Ruang Laut KKP, Suharyanto menambahkan, peningkatan itu antara lain karena berdasarkan UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No 21/2021, KKP diberi kewenangan yang luar biasa terkait perizonan untuj kegiatan kesesuaian pemanfatan ruang di laut sebagai salah satu syarat berusaha. “Kami semua melakukan pendataan dan monitoring, yang belum punya izin akan kami surati,” katanya.

Selain terkait perizinan pemanfaatan ruang laut, Direktur Jasa Kelautan KKP, Miftahul Huda menyebut bahwa pihaknya juga mendorong petambak garam memproduksi dan meningkatkan kualitas produk garamnya.

Ia mengakui bahwa dari target produksi garam sebesar 1,5 juta ton pada tahun 2021, yang tercatat hingga kini baru sekitar 800 ribu ton. Namun, dengan berbagai program seperti pengembangan sentra garam di banyak daerah, maka pada 2024 diharapkan produksi garam nasional dapat memenuhi kebituhan garam konsumsi dan aneka pangan sehingga tidak lagi tergantung kepada impor./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kokoh di Industri, Regina Realty Menjadi Acuan Memilih Properti Menguntungkan

JAKARTA, Bisnistoday – Membangun bisnis dari pengalaman mengelola dan mengembangkan aset secara...

OpenAI (dok:Unsplash/Levart Phorographer)
EKONOMI

Tidak Mau kalah dari Pesaing, OpenAI Berencana IPO

JAKARTA- Bisnistoday - OpenAI, perusahaan teknologi yang membuat ChatGPT, diam-diam mengajukan penawaran...

Sebuah proyek konstruksi di Kuala Lumpur . Malaysia (dok:Unsplash/Sam)
EKONOMI

Perang AS-Iran bakal Berdampak Struktural di ASEAN

JAKARTA, Bisnistoday – Perang AS-Iran telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Meski...

Perbaikan Tol
EKONOMI

Jasa Marga Lakukan Perkerasan di Lokasi Ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit dan Jakarta–Tangerang

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan...