www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Oktober 2026
Home HEADLINE NEWS Diperiksa KPK Soal Suap Hutan, Menhut Raja Juli Akui Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
HEADLINE NEWSHukum

Diperiksa KPK Soal Suap Hutan, Menhut Raja Juli Akui Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat memberikan keteragan ke media di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengakui adanya sebuah amplop misterius yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby di kantornya. Penemuan amplop tersebut terjadi pasca-audiensi resmi yang digelar di Kantor Kementerian Kehutanan pada tanggal 2 Juni 2026 lalu.

Pertemuan yang membahas rekomendasi teknis kawasan hutan itu diklaim berlangsung secara terbuka serta tercatat dalam administrasi resmi kementerian.

“Jadi kalau suatu saat pihak KPK memerlukan, atau bahkan kami akan proaktif juga menyerahkan apa yang telah saya sebutkan tadi,” ujar Raja Juli di Jakarta Pusat, Jumat (3/7).

Politikus tersebut menjelaskan bahwa dirinya baru menyadari keberadaan amplop di bawah map setelah sang bupati meninggalkan ruangan. Demi menjaga integritas, Raja Juli mengaku langsung memerintahkan ajudannya saat itu juga untuk segera mengembalikan barang tersebut kepada pemiliknya.

Proses pengembalian barang titipan itu memerlukan persiapan administrasi formal sehingga tidak bisa langsung dilakukan pada hari yang sama. Pihak Sekretaris Jenderal Kemenhut bahkan sampai menerbitkan surat perintah jalan resmi bagi ajudan menteri untuk berangkat menuju ke Riau.

Langkah pengembalian tersebut juga dikawal dengan ketat melalui koordinasi intensif bersama aparat penegak hukum setempat di wilayah Riau. Alhasil, amplop putih itu berhasil diserahkan kembali secara langsung kepada Suhardiman Amby pada tanggal 12 Juni 2026 sore.

Raja Juli menegaskan bahwa pengembalian tersebut dilakukan 17 hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjerat sang kepala daerah. Tindakan penolakan itu diklaim sebagai bentuk komitmen kepemimpinan yang bersih sekaligus tanggung jawab moral publik di lingkungan kementerian.

Kasus ini sendiri mencuat setelah Bupati Kuansing menyerahkan diri ke gedung KPK setelah sempat diburu dalam rangkaian OTT. Suhardiman kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap mobil mewah terkait dengan proses pemilihan Sekretaris Daerah.

Penyidik komisi antirasuah kini tengah mendalami dugaan korupsi lain terkait pelicin izin pelepasan kawasan hutan produksi terbatas. Kewenangan mutlak pelepasan kawasan tersebut memang berada di bawah kementerian, meskipun rekomendasi teknisnya tetap diterbitkan oleh pihak pemerintah daerah./E2

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

INDEF: Guncangan Geopolitik Global Ancam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Guncangan geopolitik global berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui...

Hukum

Pemegang Saham Minoritas Eka Hospital Grup Merasa Tersingkirkan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Sengketa kepemilikan dua rumah sakit di Jakarta Utara memasuki...

Penyerahan-Aset-Sitaan-Kejari-Indramayu.
Hukum

LPS Terima Hasil Sitaan dari Kejari Indramayu

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu menyerahkan secara resmi uang hasil...

Menperin
HEADLINE NEWS

Menperin Sarmuji Janjikan Berbagai Kemudahan dan Keringanan untuk Mobil Hybrid dan REEV

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong pemberian insentif nonfiskal...