BOGOR, Bisnistoday – PT Marga Sarana Jabar mengumumkan tarif baru Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) dengan mulai efektif Minggu, (12/3) pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No.310/KPTS/M/2023 tentang Penyesuaian Tarif Pada Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi I, II, dan III A.
Dedi Krisnariawan Sunoto, Direktur Utama, PT Marga Sarana Jabar dalam keteranganya di Bogor, Minggu (12/3) mengutarakan, pemberlakuan tarif ini mempertimbangkan keseimbangan antara kemampuan membayar pemakai jalan tol, pengembalian investasi yang kondusif, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan peningkatan pelayananan dari Ruas BORR.
Secara terperinci, Dedi menerangkan, kenaikan tarif terbagi dalam beberapa golongan.Pertama, penyesuaian Tarif BORR Segmen Sentul Selatan – Simpang Semplak (Seksi 1-2.B + 3.A): Gol I: Rp 15.000,- yang semula Rp 14.000,- Gol II: Rp 22.500 – yang semula Rp 21.000,Gol III: Rp 22.500,- yang semula Rp 21.000,- Gol IV: Rp 30.000,- yang semula Rp 28.000,-Gol V: Rp 30.000,- yang semula Rp 28.000,-.
Sementara, tarif Tol Segmen Cibadak – Simpang Semplak (Seksi 3.A) untuk Gol I : Rp 5.500,- yang semula Rp. 5.000,-Gol II : Rp 8.000,- yang semula Rp. 7.500,-Gol III: Rp 8.000,- yang semula Rp. 7.500,-Gol IV: Rp 11.000,- yang semula Rp. 10.000,- Gol V: Rp 11.000,- yang semula Rp. 10.000,-
Dedi mengungkapkan, Jalan Tol BORR dengan panjang total sekitar 13,8 KM merupakan alternatif jalan yang menghubungkan Sentul Selatan – Salabenda, sebagai bagian rangkaian pembangunan dari seksi sebelumnya melalui wilayah Sentul Selatan, Kedung Halang, Kedung Badak, Simpang Yasmin dan Simpang Semplak.
Tingkatkan Standar Pelayanan
Menurut Dirut PT Marga Sarana Jabar (MSJ), selaku pengelola Jalan Tol BORR, perusahaan terus melakukan peningkatan layanan di seluruh bidang pelayanan jalan tol. Dalam bidang transaksi antara lain dengan peningkatan kapasitas transaksi dengan penambahan jumlah titik layanan bergerak berupa Mobile Reader (MR).
“Layanan penyediaan area Top Up Center (TUC), satu Gardu Reversible (gardu layanan dua arah), serta dengan adanya pembangunan Simpang Susun Sentul integrasi Jagorawi sehingga transaksi cukup dilakukan satu kali melalui Gerbang Tol (GT) Sentul Barat sehingga dapat memperlancar pengguna jalan dari Jalan Tol Jagorawi menuju Jalan Tol BORR,” tuturnya.
Selain itu, tambah Dedi, pada bidang layanan lalu lintas, PT MSJ melakukan penggantian marka bahu dalam menjadi warna kuning, serta dalam bidang pemeliharaan melakukan pemeliharaan jalan berupa Scrapping Filling Overlay (SFO), beautifikasi taman di sepanjang jalan tol serta pemasangan guardrail di seluruh area jalan tol dan pengecatan seluruh parapet jalan tol.
“Jalan Tol BORR dapat mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Bogor, terutama di Jalan Sholeh Iskandar. Jalan Tol BORR atau Lingkar Bogor ini juga diharapkan dapat memperlancar mobilisasi masyarakat dan ekonomi Bogor sebagai kota penyangga Jakarta,” tuturnya./




