JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Angka tersebut diperoleh dari Survei Angkutan Lebaran yang dilakukan untuk mengidentifikasi preferensi serta persepsi masyarakat terhadap rencana perjalanan mudik tahun ini.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hal itu dalam Rapat Tingkat Menteri yang membahas kesiapan angkutan Lebaran di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta.
Meski secara survei terjadi penurunan sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, realisasi jumlah pemudik pada tahun lalu melampaui hasil survei.
“Walaupun terlihat ada sedikit penurunan, hal tersebut tidak mengurangi kewaspadaan kami dalam melakukan persiapan,” ujar Dudy.
Untuk melayani lonjakan mobilitas masyarakat, Kemenhub telah menyiapkan berbagai moda transportasi, meliputi 31.345 unit bus, 829 kapal laut, 2.683 rangkaian kereta api, 392 pesawat udara, serta 255 kapal penyeberangan.
Selain itu, pemerintah juga melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check secara bertahap guna memastikan seluruh sarana transportasi aman digunakan hingga puncak arus mudik.
Tak hanya dari sisi armada, sejumlah program pendukung turut disiapkan, antara lain stimulus diskon tiket transportasi, program mudik gratis, serta pengaturan kendaraan angkutan barang selama periode Lebaran.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar penyelenggaraan mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Pemerintah berharap sinergi berbagai pihak yang telah terbentuk pada tahun sebelumnya dapat menjadi bekal untuk menghadapi arus mudik 2026 dengan lebih baik./









































