JAKARTA, Bisnistoday – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan penurunan pendapatan menjadi Rp 8,76 triliun sepanjang tahun 2020 lalu. Anjloknya pendapatan tersebut sebagai dampak dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengakibatkan trafik lalulitas jalan tol yang dikelolanya merosot tajam.
Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru dalam keteranganya kepada media, pada Kamis (27/5) mengatakan, berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2020, seluruh Laba Bersih Atribusi Pemilik Entitas Induk Jasa Marga Tahun 2020 sebesar Rp501,05 miliar ditetapkan sebagai cadangan. Hal tersebut mempertimbangan saat ini Jasa Marga perlu memperkuat capital structure di tengah pandemi COVID- 19 yang turut berdampak terhadap bisnis Perseroan.
Baca juga : Jasa Marga Lengkapi Pengoperasian Tol Dengan Command Centre
Lebih lanjut, Dwimawan Heru memaparkan, Jasa Marga juga tetap mampu mempertahankan Margin EBITDA tetap stabil di Tahun 2020 pada level 62% setara dengan Rp5,98 triliun. Hal ini dilakukan dengan melakukan berbagai efisiensi untuk dapat mengimbangi penurunan volume lalu lintas dan pendapatan tol. Kebijakan sebagai imbas dari diterapkannya kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat, di antaranya School and Work From Home (SFH & WFH).
Rombak Komisaris
Dalam RUPS tersebut, disepakati untuk mengubah susunan direksi dengan menunjuk Mohamad Agus Setiawan sebagai Direktur Bisnis yang baru menggantikan Mohammad Sofyan.Heru menambahkan, dalam RUPS itu Jasa Marga juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Komisaris Independen Adriansyah Chaniago, serta dua komisaris lainnya yakni Agus Suharyono dan Sugihardjo.
Baca juga : Jasa Marga Targetkan Tol Yogyakarta- Bawen Beroperasi Tahun 2023
Pemegang saham kemudian mengangkat Eman Salman Arief sebagai Komisaris Independen baru, lalu M Roskanedi dan Raja Erizman sebagai Komisaris Jasa Marga.Sebelum diangkat sebagai Direktur Bisnis, Agus Setiawan menjabat Corporate Secretary Jasa Marga.
Bergabung dengan Jasa Marga sejak 2 Desember 1996, jabatan yang pernah diemban Agus antara lain Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang (2016-2017), Direktur Utama PT Jasamarga Properti (2014-2016), dan VP Related Business Development (2012-2014).
Agus menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung (1995) dan S2 Teknik Pengelolaan Jaringan Jalan, kerja sama Departemen Pekerjaan Umum dengan Universitas Parahyangan Bandung (2009).Dia juga memiliki beberapa sertifikasi profesi di antaranya ASEAN Engineer (ASEAN Eng.), Insinyur Profesional Madya (IPM), dan Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)./


















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)






















