JAKARTA, Bisnistoday – Permintaan untuk berkuliah di Universitas Trilogi khususnya Fakultas Bioindustri kembali memperlihatkan peningkatan. Terlebih, Fakultas Bioindustri memiliki program khusus yakni beasiswa untuk angkatan Tahun Ajaran 2021-2022. Hal ini diungkapkan oleh Dekan Fakultas Bioindustri, Dr Inanpi Hidayati di Jakarta.
“Masyarakat sebelumnya belum ada niatan untuk kuliah, akhirnya tertarik untuk kuliah di Fakultas Bioindutri, karena adanya beasiswa dan kurikulum serta kegiatan belajar mengajar yang menarik,” ujar Dr Inanpi Hidayati di Jakarta, kemarin.
Dekan Inanpi Hidayati bersilaturahmi dengan Mantan Menko Kesra dan Taskin, Prof Dr Haryono Suyono dan Dr Moch Soedarmadi, Rabu (3/11) di kampus Universitas Trilogi Jakarta, didampingi Kepala Biro Perencanaan, Yodfiatfinda, PhD, Ketua Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan, Hermawan Seftiono, M.Si dan Ketua Prodi Agroekoteknologi, Warid, MSi.
Setelah selesai silaturahmi, Inanpi Hidayati menjelaskan hasil pertemuan silaturahmi bahwa mendapatkan banyak solusi terkait dengan peningkatan mahasiswa baru tahun ajaran 2021-2022 di Universitas Trilogi. Dekan Bioindustri ini menambahkan, Universitas Trilogi sudah membuka beasiswa KIP yang dibantu oleh kegiatan-kegiatan Posdaya dan beberapa komunitasnya Prof Haryono dan peningkatannya sangat besar.
Selama ini, menurut Inanpi, banyak masyarakat yang sebelumnya belum mengenal Fakultas Bioindusti Universitas Trilogi, yang memiliki tiga program studi yaitu, Agribisnis, Agroteknologi dan Ilmu dan Teknologi Pangan, saat ini sudah mulai mengenalnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, terkiat dengan kegiatan-kegiatan yang disampaikan oleh Prof Haryono, ia mendapatkan banyak telepon dari para orang tua yang menanyakan tentang beasiswa yang diberikan oleh Universitas Trilogi, nah ini merupakan solusi dari pertemuan sebelumnya, katanya.
“Hari ini kami mendapat solusi lanjutan terkait dengan penurunan atau diskon SPP atau uang kuliah, diskon diberikan antara 30 – 40 persen dari SPP sebelumnya (yang berbentuk beasiswa). Hal itu terkiat dengan SDM atau ketertarikan masyarakat terhadap Fakultas Bioindustri, yang nantinya berdampak positif untuk masyarakat,” tutur Inanpi.
Dekan Fakultas Bio Industri ini berharap ketiga program studi mendapatkan mahasiswa yang banyak, karena genarasi saat ini niatan untuk bertani sepertinya belum tinggi atau belum banyak, mereka masih banyak yang tertarik di luar bidang pertanian. Mahasiswa di Fakultas Bioindustri diajarkan mulai dari hulu sampai ke hilir, paling tidak kita bisa menyediakan pangan dan bisa mencintai pangan.
Menurutnya, lebih baik dipaksa menjadi petani yang lama kelamaan menjadi suka (pangan tercukupi) daripada kita dengan suka rela mengalami kelaparan. “Mari kita sama-sama meningkatkan antusias kita terhadap pendidikan, bila ada yang belum berpikir kuliah, saya mengajak agar mereka bisa kuliah di Fakultas Bioindustri di Univeritas Trilogi dan menjadi Entrepreneur di bidang Bioindustri. Mari ciptakan lowongan pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan,” ujarnya./



