www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
Home EKONOMI Danone Indonesia Lakukan Program Pendampingan Pelaku UMKM
EKONOMI

Danone Indonesia Lakukan Program Pendampingan Pelaku UMKM

CSR DANONE INDONESIA : Logo Danone dalam salah satu kantor di Jakarta, baru-baru ini.
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – PT Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Kampus Bisnis Umar Usman memberikan pendampingan untuk pegiat UMKM dari seluruh Indonesia. Program Danone Indonesia ini dibalut dengan sebutan Program DAMPING.  

“Program DAMPING 2022 sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan UMKM dan penumbuh kembangan kewirausahaan nasional untuk mendukung pemulihan ekonomi, Kemenkop UKM RI siap berkolaborasi untuk membangun komunitas UMKM yang nantinya bisa turut berkontribusi menumbuhkan rasio perekonomian negara,” ungkap Deputi Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Siti Azizah di Jakarta, kemarin.

Siti Azizah memberikan keynote speech pada acara webinar yang bertajuk “Optimasi Bisnis UMKM: Strategi Menuju Transformasi 2022” pada Selasa (1/3). Siti Azizah menyampaikan apresiasi pemerintah khususnya melalui Kemenkop UKM RI terhadap program pendampingan UMKM yang dilakukan Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman ini. 

Berita Terkait : Kinerja Ekspor Industri Makanan Minuman Meroket

“Tahun ini Indonesia memasuki tahap pemulihan UMKM dan koperasi yang lebih cepat dan transformatif. Kementerian Koperasi dan UKM melakukan 3 hal dalam rangka pemulihan transformatif dengan program yang menyasar langsung kepada pelaku UMKM dan koperasi,  anak muda, perempuan, dan usaha ramah lingkungan, mendorong pembiayaan dari sektor perdagangan kepada sektor riil, serta pemanfaatan teknologi digital,” tambah Azizah.

Sementara, Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia menjelaskan bahwa Danone Indonesia saat ini melibatkan lebih dari 2 juta UMKM lokal di Indonesia melalui kegiatan dalam rantai bisnisnya. Ia mencontohkan, kerja sama dengan petani susu segar di Yogyakarta untuk supply bahan baku susu, melibatkan sektor informal untuk pengumpulan bahan baku plastik untuk di daur ulang. Demikian halnya, pemberdayaan Ibu rumah tangga melalui AQUA Home Services untuk pendistribusian produk AQUA. 

“Sudah saatnya UMKM Indonesia melakukan transformasi bisnis, agar tetap bisa bertahan dan semakin berkembang. Maka, komitmen pendampingan UMKM pada tahun 2022 akan terus kami berikan dengan program yang dirancang atas dasar masukkan para pihak terkait diantaranya para alumni, coach, pemerintah dan juga praktisi,”jelas Karyanto.

“Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia dan telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, kami merasa terdorong untuk berkontribusi secara maksimal untuk mendukung perkembangan UMKM Lokal di Indonesia, terutama pada situasi seperti saat ini,” tambahnya./ 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...