www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Danone Indonesia Lakukan Program Pendampingan Pelaku UMKM
EKONOMI

Danone Indonesia Lakukan Program Pendampingan Pelaku UMKM

CSR DANONE INDONESIA : Logo Danone dalam salah satu kantor di Jakarta, baru-baru ini.
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – PT Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Kampus Bisnis Umar Usman memberikan pendampingan untuk pegiat UMKM dari seluruh Indonesia. Program Danone Indonesia ini dibalut dengan sebutan Program DAMPING.  

“Program DAMPING 2022 sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan UMKM dan penumbuh kembangan kewirausahaan nasional untuk mendukung pemulihan ekonomi, Kemenkop UKM RI siap berkolaborasi untuk membangun komunitas UMKM yang nantinya bisa turut berkontribusi menumbuhkan rasio perekonomian negara,” ungkap Deputi Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Siti Azizah di Jakarta, kemarin.

Siti Azizah memberikan keynote speech pada acara webinar yang bertajuk “Optimasi Bisnis UMKM: Strategi Menuju Transformasi 2022” pada Selasa (1/3). Siti Azizah menyampaikan apresiasi pemerintah khususnya melalui Kemenkop UKM RI terhadap program pendampingan UMKM yang dilakukan Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman ini. 

Berita Terkait : Kinerja Ekspor Industri Makanan Minuman Meroket

“Tahun ini Indonesia memasuki tahap pemulihan UMKM dan koperasi yang lebih cepat dan transformatif. Kementerian Koperasi dan UKM melakukan 3 hal dalam rangka pemulihan transformatif dengan program yang menyasar langsung kepada pelaku UMKM dan koperasi,  anak muda, perempuan, dan usaha ramah lingkungan, mendorong pembiayaan dari sektor perdagangan kepada sektor riil, serta pemanfaatan teknologi digital,” tambah Azizah.

Sementara, Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia menjelaskan bahwa Danone Indonesia saat ini melibatkan lebih dari 2 juta UMKM lokal di Indonesia melalui kegiatan dalam rantai bisnisnya. Ia mencontohkan, kerja sama dengan petani susu segar di Yogyakarta untuk supply bahan baku susu, melibatkan sektor informal untuk pengumpulan bahan baku plastik untuk di daur ulang. Demikian halnya, pemberdayaan Ibu rumah tangga melalui AQUA Home Services untuk pendistribusian produk AQUA. 

“Sudah saatnya UMKM Indonesia melakukan transformasi bisnis, agar tetap bisa bertahan dan semakin berkembang. Maka, komitmen pendampingan UMKM pada tahun 2022 akan terus kami berikan dengan program yang dirancang atas dasar masukkan para pihak terkait diantaranya para alumni, coach, pemerintah dan juga praktisi,”jelas Karyanto.

“Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia dan telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, kami merasa terdorong untuk berkontribusi secara maksimal untuk mendukung perkembangan UMKM Lokal di Indonesia, terutama pada situasi seperti saat ini,” tambahnya./ 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...