www.bisnistoday.co.id
Jumat , 1 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Rupiah Menguat Seiring Melemahnya Dolar AS terhadap Sejumlah Mata Uang Dunia
BURSA & KORPORASI

Rupiah Menguat Seiring Melemahnya Dolar AS terhadap Sejumlah Mata Uang Dunia

RUPIAH MENGUAT: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (1/12) menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (24/5) menguat 11 poin ke posisi Rp14.661 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya yan berada di posisi Rp14.672 per dolar AS.

Analis DCFX Futures, Lukmas Leong mengatakan penguatan kurs rupiah kali ini lenbih ditopang oleh melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia. “Keputusan BI sebenarnya justru menekan rupiah karena data inflasi terakhir sudah mencapai sebesar 3,47 persen,” kata dia.

 Seperti diketaui bahwa Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 23-24 Mei 2022.

Bank sentral juga tetap mempertahankan suku bunga lainnya, yakni deposit facility di level 2,75 persen dan suku bunga lending facility di level 4,25 persen.

“Apabila data inflasi ke depannya masih melonjak seperti bulan lalu, maka BI akan kesulitan mempertahankan suku bunga,” ujar Lukman.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 1,04 persen menjadi 102,07. Dolar AS juga tertekan karena mata uang sensitif risiko seperti dolar Australia dan sterling menguat.

Presiden Federal Reserve (Fed) Atlanta Raphael Bostic mengindikasikan pada Senin (23/5) kemarin bahwa ekonomi dapat merespon dengan cepat terhadap kenaikan suku bunga The Fed, yang pada gilirannya membantu mengekang permintaan dan inflasi.

Bank sentral AS juga akan merilis risalah dari pertemuan terbaru yang dijadwalkan pada Rabu (25/5).

“Selain kenaikan suku bunga, investor mencermati resesi di AS dan EU, perang Ukraina, China zero covid policy, dan akhir-akhir ini ketegangan China AS akan Taiwan,” kata Lukman.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.661 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.641 per dolar AS hingga Rp14.668 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp14.653 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.665 per dolar AS.

Pertahankan Suku Bunga

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, keputusan mempertahankan suku bunga acuan sejalan dengan perlunya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta tetap menjaga pertumbuhan ekonomi. Ia menilai pertumbuhan ekonomi perlu didorong di tengah tingginya tekanan eksternal terkait dengan ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina, serta percepatan normalisasi kebijakan moneter di berbagai negara maju dan berkembang.

Sejalan dengan hal tersebut, BI menempuh penguatan bauran kebijakan seperti memperkuat kebijakan nilai tukar rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar yang sejalan dengan mekanisme pasar dan fundamental ekonomi.

Kemudian, mempercepat normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan giro wajib minimum (GWM) rupiah secara bertahap dan meningkatkan insentif bagi bank-bank yang menyalurkan kredit atau pembiayaan kepada sektor prioritas dan UMKM dan/atau memenuhi target rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM) mulai berlaku 1 September 2022.

Perry melanjutkan bank sentral juga akan melanjutkan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK) dengan pendalaman pada suku bunga kredit sektor prioritas, hingga melanjutkan dukungan pengembangan UMKM melalui penyelenggaraan Karya Kreatif Indonesia (KKI).

“Kami juga akan memperkuat kebijakan sistem pembayaran untuk mendukung pemulihan ekonomi dan akselerasi digitalisasi yang inklusif,” tegasnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Panama City (dok: Unsplash/Sol Cerrud)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisGLOBALKawasan Global

Para Konglomerat Sembunyikan Pajak Senilai 3% dari PDB Global

JAKARTA-Bisnistoday: Lembaga nirlaba internasional, Oxfam mengungkapkan orang-orang superkaya di dunia diduga menyembunyikan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Luncurkan Logo Baru dan Identitas Visual Perusahan

JAKARTA, Bisnistoday – PT Asuransi BRI Life mengumumkan perubahan logo perusahaan sebagai...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Catat Pertumbuhan Signifikan, Raih Laba Rp954 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life membukukan pertumbuhan bisnis yang signifikan...