www.bisnistoday.co.id
Minggu , 27 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa The Fed Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

The Fed Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah

rupiah melemah
RUPIAH MELEMAH: Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarabank di Jakarta pada Kamis (15/12) kembali ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kekhawatiran pelaku pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan depan menjadi sentimen negatif. Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (18/8) melemah 69 poin ke posisi Rp14.837 per dolar AS dibanding posisi peutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp14.768 per dolar AS.

“Dolar AS mampu menguat terhadap sejumlah mata uang utama setelah pejabat Federal Reserve pada pertemuan Juli mengindikasikan bahwa mereka kemungkinan tidak akan mempertimbangkan untuk menarik kembali kenaikan suku bunga sampai inflasi turun secara substansial,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (18/8).

Namun terdapat keraguan terhadap komentar Gubernur The Fed Jerome Powell yang mengatakan pada pertemuan Juli bahwa dampak kenaikan suku bunga Fed hingga saat ini masih membangun dalam perekonomian.

Besarnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed berikutnya diperkirakan akan bergantung pada inflasi harga konsumen dan data pekerjaan untuk Agustus, yang akan dirilis sebelum pertemuan September.

Pelaku pasar masih nampak berspekulasi The Fed akan menaikkan suku bunga acuan kembali pada September mendatang. Walau pada notula rapat The Fed dini hari tadi menunjukkan sikap yang lebih dovish dari bank sentral, tetapi tidak menutup peluang kenaikan suku bunga. Mayoritas pelaku pasar masih menaruh harapan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin pada September nanti.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.776 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.776 per dolar AS hingga Rp14.847 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.822 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.767 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...