www.bisnistoday.co.id
Jumat , 3 Juli 2026
Home LIFESTYLE Komunitas Batavia Madrigal Singers Ikut ‘World Symposium on Choral Music2023’
KomunitasLIFESTYLE

Batavia Madrigal Singers Ikut ‘World Symposium on Choral Music2023’

BATAVIA Madrigal Singers (BMS) melakukan latihan pentas di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Batavia Madrigal Singers (BMS) merupakan grup paduan suara Indonesia yang konsisten mengukir berbagai prestasi di mancanegara. Salah satunya menjadi pemenang kompetisi paduan suara tersulit di dunia, 31st European Grand Prix for Choral Singing di Tours, Perancis pada tahun 2022 silam.

Kali ini, BMS mendapat undangan untuk tampil mewakili Indonesia di acara World Symposium on Choral Music (WSCM) 2023 di Istanbul, Turki pada tanggal 26 – 27 April mendatang.

WSCM adalah acara bergengsi dalam dunia paduan suara Internasional dan juga merupakan simposium paduan suara pertama di dunia yang diadakan 3 tahun sekali oleh International Federation for Choral Music (IFCM).

Simposium ini berlangsung selama 1 minggu, terdiri dari pertunjukkan, seminar, lokakarya dan sesi membaca paduan suara. Paduan suara terbaik dan konduktor yang terundang untuk tampil, selain bagus dan berprestasi, harus mengajukan proposal program bernyanyiyang sesuai dengan tema WSCM tahun ini dengan mempertunjukkan keunggulan artistik dan kerjasama paduan suara.

Tahun ini terdapat 11 proposal yang terpilih dari 72 proposal yang diajukan dari berbagai negara, dan BMS merupakan satu-satunya paduan suara dari Indonesia yang terpilih untuk terundang tampil di acara WSCM tahun ini didepan kurang lebih 16.000 penonton Internasional.

Tema dari WSCM tahun ini adalah “Changing Horizon” yang diharapkan dapat memperkenalkan sebanyak mungkin tradisi bernyanyi dari seluruh dunia.”Kami sangat bangga terundang untuk mewakil? Indonesia dalam acara WSCM 2023 di Turki,” tutur Avip Priatna, pendiri dan direktur musik Batavia Madrigal Singers (BMS) yang sekaligus merupakan konduktor dari BMS.

“Kami mengajukan proposal tentang budaya Indonesia yang diwujudkan dalam lagu-lagu yang didominasi oleh karya regional yang dalam hal ini Indonesia dan Asia,” tambahnya.

Ia mengutarakan, BMS akan membawakan beberapa lagu untuk menggambarkan kepercayaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa yang selalu menjadi pendamping dalam menjalani kehidupan dan percaya bahwa nasib dan takdir di dunia dan alam semesta merupakan jalan yang telah ditentukan oleh Maha Pencipta dalam lagu.

“Gayatri, Ave Maria, Petrus, Di Ambang Batas dan De Profundis” yang mewakili Selain itu BMS juga akan membawakan lagu “He Vuelto Al Mar” yang melambangkan seorang Umat yang berlutut dan mengakui dosa-dosanya di tengah kebisuan laut yang sudah sangat tua.

BMS juga akan membawakan lagu “Bungong Jeumpa” untuk menggambarkan keindahan alam Indonesia seperti bunga cempaka, cantik dalam balutan sinar bulan yang menjadi daya tarik bagi siapapun yang ingin mengeksplorasinya.

Dan untuk menggambarkan bagaimana insan-insan Indonesia dengan senyum, kebaikan hati, bahkan canda tawa yang khas akan selalu dirindukan dan diingat sepanjang masa lewat lagu “I Love You / What A Wonderful World, Der Fr?hlingswind (Harukaze) dan Pal So Seong”.

Terakhir, untuk menggambarkan kegigihan bangsa Indonesia untuk terus maju berbekal kekuatan, kekhasan, dan keunikannya, meski banyak rintangan dan kesulitan yang akan dihadapi, BMS akan membawakan lagu “Hentakan Jiwa”.

Ikuti Festival Lainnya

Avip Priatna menuturkan, selain tampil di WSCM, BMS juga diundang untuk tampil di 37th International Ankara Music Festival pada tanggal 28 April 2023, yang juga diselenggarakan di Turki bertepatan dengan berlangsungnya WSCM. International Ankara Music Festival merupakan acara Internasional terlama yang telah berlangsung selama 36 tahun. Festival ini akan menghadirkan 355 artis dan ansambel dari 13 negara.

“Kami akan memberangkatkan 44 orang penyanyi dan 1 orang pianis untuk tampil di kedua acara ini. Semoga semuanya lancar dan BMS bisa tampil totalitas sehingga usaha kami untuk terus menerus memperkenalkan dan membawa nama harum Indonesia bisa tercapai,” ungkap Avip Priatna./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Filmmaking Experience Zone
Komunitas

Alpha Festival 2026 : Satukan Teknologi, Kreativitas, dan Komunitas Kreator

JAKARTA, Bisnistoday – Sony kembali menghadirkan Alpha Festival 2026, ajang tahunan yang...

Eksplorasi Maksimal Saat Anak Mencoba Menanam Padi Dalam Acara Cap Kaki Tiga Anak Playdate
Komunitas

Momen Libur Sekolah : Bebaskan Anak Untuk Aktif Bereksplorasi

JAKARTA, Bisnistoday – Musim liburan sekolah sering kali membawa dilema tersendiri bagi...

Komunitas

Cerita Ms. Cenli Yani Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA, Buktikan Analisis Lewat Live Trading

JAKARTA, Bisnistoday,- Edukator yang juga praktisi trading Ms. Cenli Yani sukses menggelar...

Komunitas

Puncak BKUPI: Ulama Perempuan Serukan Indonesia Tanpa Kekerasan

JAKARTA, Bisnistoday -Masjid Cut Nyak Dien menjadi lokasi penyelenggaraan Hari Puncak Bulan...