www.bisnistoday.co.id
Jumat , 3 Juli 2026
Home EKONOMI BRIN Gandeng Wilmar dan Syngenta Kembangkan Benih Padi Unggul
EKONOMIEkonomi & Bisnis

BRIN Gandeng Wilmar dan Syngenta Kembangkan Benih Padi Unggul

RICE Business Head PT Wilmar Padi indonesia (WPI) Saronto.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerjasama dengan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) dan Syngenta dalam pengembangan Varietas Padi Witagen. Varietas tersebut diharapkan akan memiliki produktivitas tinggi sekaligus tahan hama. Kerjasama itu merupakan dukungan bagi ketahanan pangan nasional.

Nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) kerjasama telah diteken ketiga pihak pada 12 April lalu di Jakarta.  Kepala Pusat Rekayasa Genetika BRIN Ratih Asmana Ningrum mengatakan, kerjasama tersebut diharapkan dapat menambah pilihan benih padi unggul berkualitas tinggi dan sesuai dengan kondisi saat ini, salah satunya adalah perubahan iklim. Pihaknya berharap varietas itu akan bermanfaat dalam memperkuat ketahanan pangan dalam negeri. “Kami berharap benih ini akan bermanfaat bagi petani dalam penyediaan benih unggul,” ujar dia.

Kegiatan yang akan dilakukan dalam kerjasama itu meliputi seleksi varietas padi unggul dan adaptif dengan lingkungan di Indonesia, penelitian dan pengembangan dalam bidang genetik, pengujian dan evaluasi benih padi, pengujian lapangan, serta produksi dan distribusi benih padi unggul hasil kerjasama kepada petani.

Menurut Rice Business Head PT WPI Saronto, penggunaaan benih unggul dan berkualitas merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam usaha tani padi. Pengembangan varietas baru itu diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kesejahteraan petani adalah salah satu kunci peningkatan produktivitas pangan,” kata dia.

Pengembangan Varietas Witagen merupakan strategi budidaya pangan di tengah tantangan perubahan iklim. Fenomena tersebut memberikan tantangan besar terhadap petani padi, seperti timbulnya pola serangan hama penyakit yang sulit diprediksi dan curah hujan tidak menentu. Hal itu menyebabkan penurunan produktivitas akibat padi rentan terhadap serangan hama penyakit dan tanaman rebah akibat cuaca ekstrem. “Petani harus dibantu sesuai dengan kebutuhannya agar produktivitasya meningkat,” ujar Saronto.

Penyediaan Benih Berkualitas

Senada dengan Wilmar, Syngenta menyambut baik kerjasama tiga pihak ini. Seed Business Head Syngenta Indonesia Fauzi Tubat mengatakan, “Sebagai produsen benih yang telah lebih dari dua dekade melayani petani, kami meyakini benih berkualitas merupakan salah satu kunci kesuksesan budidaya tanaman.

Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk menyediakan benih padi yang berkualitas bagi petani, dengan peningkatan kualitas secara genetik yang dilakukan melalui kerjasama ini, agar terus dapat meningkatkan produktivitas padi di Indonesia.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Demam Piala Dunia di Bangladesh (dok: EFE/Mundo Deportivo)
EKONOMISport & Health

Bangladesh Kecipratan Cuan Piala Dunia

JAKARTA, Bisnistoday – Bangladesh memang tidak ikut serta di Piala Dunia 2026,...

Fi Asia Indonesia 2026
Ekonomi & Bisnis

Fi Asia Indonesia 2026 Ajang Pertemuan Bisnis Pelaku Usaha Pangan Global

JAKARTA, Bisnistoday – Melalui Fi Asia Indonesia 2026, industri diharapkan dapat mempercepat...

emasku
Ekonomi & Bisnis

HPE dan HR Emas Turun Seiring Pelemahan Harga Emas Global

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga...

Pabrik Sanken
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

PMI Anjlok, Pemerintah Berikan Stimulus Penurunan Harga Gas Tertentu Untuk Industri

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian fokus pada kebijakan strategis guna menjaga daya...