www.bisnistoday.co.id
Selasa , 13 Oktober 2026
Home EKONOMI BRIN Gandeng Wilmar dan Syngenta Kembangkan Benih Padi Unggul
EKONOMIEkonomi & Bisnis

BRIN Gandeng Wilmar dan Syngenta Kembangkan Benih Padi Unggul

RICE Business Head PT Wilmar Padi indonesia (WPI) Saronto.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerjasama dengan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) dan Syngenta dalam pengembangan Varietas Padi Witagen. Varietas tersebut diharapkan akan memiliki produktivitas tinggi sekaligus tahan hama. Kerjasama itu merupakan dukungan bagi ketahanan pangan nasional.

Nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) kerjasama telah diteken ketiga pihak pada 12 April lalu di Jakarta.  Kepala Pusat Rekayasa Genetika BRIN Ratih Asmana Ningrum mengatakan, kerjasama tersebut diharapkan dapat menambah pilihan benih padi unggul berkualitas tinggi dan sesuai dengan kondisi saat ini, salah satunya adalah perubahan iklim. Pihaknya berharap varietas itu akan bermanfaat dalam memperkuat ketahanan pangan dalam negeri. “Kami berharap benih ini akan bermanfaat bagi petani dalam penyediaan benih unggul,” ujar dia.

Kegiatan yang akan dilakukan dalam kerjasama itu meliputi seleksi varietas padi unggul dan adaptif dengan lingkungan di Indonesia, penelitian dan pengembangan dalam bidang genetik, pengujian dan evaluasi benih padi, pengujian lapangan, serta produksi dan distribusi benih padi unggul hasil kerjasama kepada petani.

Menurut Rice Business Head PT WPI Saronto, penggunaaan benih unggul dan berkualitas merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam usaha tani padi. Pengembangan varietas baru itu diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kesejahteraan petani adalah salah satu kunci peningkatan produktivitas pangan,” kata dia.

Pengembangan Varietas Witagen merupakan strategi budidaya pangan di tengah tantangan perubahan iklim. Fenomena tersebut memberikan tantangan besar terhadap petani padi, seperti timbulnya pola serangan hama penyakit yang sulit diprediksi dan curah hujan tidak menentu. Hal itu menyebabkan penurunan produktivitas akibat padi rentan terhadap serangan hama penyakit dan tanaman rebah akibat cuaca ekstrem. “Petani harus dibantu sesuai dengan kebutuhannya agar produktivitasya meningkat,” ujar Saronto.

Penyediaan Benih Berkualitas

Senada dengan Wilmar, Syngenta menyambut baik kerjasama tiga pihak ini. Seed Business Head Syngenta Indonesia Fauzi Tubat mengatakan, “Sebagai produsen benih yang telah lebih dari dua dekade melayani petani, kami meyakini benih berkualitas merupakan salah satu kunci kesuksesan budidaya tanaman.

Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk menyediakan benih padi yang berkualitas bagi petani, dengan peningkatan kualitas secara genetik yang dilakukan melalui kerjasama ini, agar terus dapat meningkatkan produktivitas padi di Indonesia.”/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Didimax
Ekonomi & Bisnis

Didimax Bantah Klaim Kerugian Nasabah, Data Transaksi Justru Catat Penarikan Rp4,58 Miliar Melebihi Total Deposit

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Didi Max Berjangka (Didimax) melalui keteranganya di Jakarta,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Pertanian Didorong Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan ASEAN

YOGYAKARTA, Bisnistoday.co.id—Koperasi pertanian berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian...

Ekonomi & Bisnis

OKX Umumkan Investasi Strategis Dengan Valuasi US$25 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- OKX, perusahaan teknologi keuangan dan platform aset kripto global, mengumumkan...

Menperin Sarmuji
Ekonomi & Bisnis

Menperin Sarmuji: Industri Hijau Bukan Sekadar Kewajiban, tetapi Peluang Ekonomi Baru

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan transformasi menuju industri hijau...