www.bisnistoday.co.id
Selasa , 22 September 2026
Home HEADLINE NEWS Presiden Jokowi Minta APINDO Turut Wujudkan Hilirisasi Industri
HEADLINE NEWS

Presiden Jokowi Minta APINDO Turut Wujudkan Hilirisasi Industri

PRESIDEN JOKO WIDODO saat kegiatan Pengukuhan Pengurus APINDO 2023-2028.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali pentingnya para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) turut mendorong pengembangan hilirisasi industri. Melalui hilirisasi industri, akan tercipta lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi wilayah serta pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jangan hanya jual barang mentahan saja, tetapi memiliki nilai tambah, akan tumbuhkan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Presiden Jokowi, saat acara pengukuhan Pengurus Baru APINDO 2023-2028, di Jakarta, Senin (31/7).

Jokowi mencontohkan, hilirisasi untuk mineral nikel di Sulawesi Tengah yang menguntungkan. Sebelum program hilirisasi, penyerapan pekerja sekitar 1.800 orang, setelah diolah nikelnya lebih banyak melibatkan tenaga kerja sekitar 71.500 orang.

“Demikian juga di Maluku Utara, dari 500 pekerja sebelum hilirsasi, mampu bertambah penyerapnnya hingga 45.800 pekerja.” ujarnya. 

Begitupun, dari aspek nilai ekspor meningkat beberapa kali lipat. Tahun 2014/2015 lalu ekspor masih bahan mentah dengan kontribusi sebesar 2,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp31 triliun. Setelah hilirisasi, nilai ekspor nikel melonjak menjadi Rp 510 triliun setara dengan 33,8 miliar dolar AS. 

“Ini baru nikel, bagaimana bisa dibayangkan kalau produk turunannya bisa dikembangkan? Berapa angka yang muncul,” terangnya. 

Lantas, tambah Jokowi, pemerintah akan mendapatkan juga Pajak, seperti PPN, PPH, PNBP dan lainya. Apabila sebelumnya hanya dikalikan dengan Rp 31 triliun maka setelah hilirisasi sebesar Rp510 triliun. “Ini merupakan lompatan besar,” ucapnya. 

Pertumbuhan Wilayah

Jokowi juga mengutarakan, tidak hanya pertumbuhan nasional tetapi juga geliat ekonomi wilayah terus melompat. Untuk Sulteng saja, yang biasanya hanya bertumbuh sekitar 7-75% menjadi 15%. Terjadi juga di Maluku Utara mampu membukukan pertumbuhan 23% dari sebelumnya hanya 5,7%.

“Kalau saja semua provinsi pertumbuhanya seperti itu secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi akan diangka berapa,” cetusnya. 

Tentu, tambah Jokowi, ada tugas pemerintah daerah untuk mengembangkan hilirisasi di wilayahnya. Pemda akan mendapatkan PAD nya dengan kolaborasi bersama perusahaan terkait. “Pemda bisa meminta perusahan itu, untuk memakai jasa UMKM daerah. Sayur, daging, telor beli di UMKM, untuk pertumbuhan ekonomi wilayah,” tambahnya. 

Presiden Jokowi menambahkan, pengembangan hilirisasi tidak hanya nikel saja, tetapi bisa dikembangkan untuk Bauksit, Timah, Tembaga dan lainnya. Begitupun, pengembangan hilirisasi bukan hanya mineral tambang, tetapi juga hilirisasi pertanian, maupaun kelautan./setkab

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pelabuhan
HEADLINE NEWS

Prospek Asia Tenggara Tetap Terhubung di Tengah Divergensi Pertumbuhan Ekonomi

SINGAPURA, Bisnistoday – Prospek ekonomi Asia Tenggara dalam satu dekade mendatang masih menunjukkan...

Sabo DAM
HEADLINE NEWS

Mitigasi Bencana, Kementerian PU Bangun 40 Sabo Dam di 6 DAS Aceh

ACEH, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun 40 unit Sabo Dam...

HEADLINE NEWS

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron...

LRT JAkarta
HEADLINE NEWS

Waskita Karya Pastikan LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Aman Digunakan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Waskita Karya Tbk menyatakan, LRT Jakarta khususnya rute...