www.bisnistoday.co.id
Tuesday , 23 June 2026
Home HEADLINE NEWS Presiden Jokowi Minta APINDO Turut Wujudkan Hilirisasi Industri
HEADLINE NEWS

Presiden Jokowi Minta APINDO Turut Wujudkan Hilirisasi Industri

PRESIDEN JOKO WIDODO saat kegiatan Pengukuhan Pengurus APINDO 2023-2028.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali pentingnya para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) turut mendorong pengembangan hilirisasi industri. Melalui hilirisasi industri, akan tercipta lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi wilayah serta pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jangan hanya jual barang mentahan saja, tetapi memiliki nilai tambah, akan tumbuhkan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Presiden Jokowi, saat acara pengukuhan Pengurus Baru APINDO 2023-2028, di Jakarta, Senin (31/7).

Jokowi mencontohkan, hilirisasi untuk mineral nikel di Sulawesi Tengah yang menguntungkan. Sebelum program hilirisasi, penyerapan pekerja sekitar 1.800 orang, setelah diolah nikelnya lebih banyak melibatkan tenaga kerja sekitar 71.500 orang.

“Demikian juga di Maluku Utara, dari 500 pekerja sebelum hilirsasi, mampu bertambah penyerapnnya hingga 45.800 pekerja.” ujarnya. 

Begitupun, dari aspek nilai ekspor meningkat beberapa kali lipat. Tahun 2014/2015 lalu ekspor masih bahan mentah dengan kontribusi sebesar 2,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp31 triliun. Setelah hilirisasi, nilai ekspor nikel melonjak menjadi Rp 510 triliun setara dengan 33,8 miliar dolar AS. 

“Ini baru nikel, bagaimana bisa dibayangkan kalau produk turunannya bisa dikembangkan? Berapa angka yang muncul,” terangnya. 

Lantas, tambah Jokowi, pemerintah akan mendapatkan juga Pajak, seperti PPN, PPH, PNBP dan lainya. Apabila sebelumnya hanya dikalikan dengan Rp 31 triliun maka setelah hilirisasi sebesar Rp510 triliun. “Ini merupakan lompatan besar,” ucapnya. 

Pertumbuhan Wilayah

Jokowi juga mengutarakan, tidak hanya pertumbuhan nasional tetapi juga geliat ekonomi wilayah terus melompat. Untuk Sulteng saja, yang biasanya hanya bertumbuh sekitar 7-75% menjadi 15%. Terjadi juga di Maluku Utara mampu membukukan pertumbuhan 23% dari sebelumnya hanya 5,7%.

“Kalau saja semua provinsi pertumbuhanya seperti itu secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi akan diangka berapa,” cetusnya. 

Tentu, tambah Jokowi, ada tugas pemerintah daerah untuk mengembangkan hilirisasi di wilayahnya. Pemda akan mendapatkan PAD nya dengan kolaborasi bersama perusahaan terkait. “Pemda bisa meminta perusahan itu, untuk memakai jasa UMKM daerah. Sayur, daging, telor beli di UMKM, untuk pertumbuhan ekonomi wilayah,” tambahnya. 

Presiden Jokowi menambahkan, pengembangan hilirisasi tidak hanya nikel saja, tetapi bisa dikembangkan untuk Bauksit, Timah, Tembaga dan lainnya. Begitupun, pengembangan hilirisasi bukan hanya mineral tambang, tetapi juga hilirisasi pertanian, maupaun kelautan./setkab

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pelaku Usaha
HEADLINE NEWS

“Business Networking” Jembatani Pelaku Usaha dengan Negara Mitra

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menggelar jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan...

Menaker
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Menaker Yassierli : Pekerja Mesti Menyikapi Tantangan Dunia Kerja Baru

BANDUNG, Bisnistoday - Perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transformasi digital, ekonomi...

Penumpang KA
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Diskon Tarif Transportasi Diterapkan Selama Periode Libur Sekolah 2026

JAKARTA,Bisnistoday - Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk menjaga daya...

HEADLINE NEWS

Explore The Jungle Sulap Mal Ciputra Jakarta Jadi Hutan Edukatif Selama Libur Sekolah

JAKARTA, Bisnistoday — Destinasi edukatif baru bertajuk Explore The Jungle hadir di...