www.bisnistoday.co.id
Senin , 29 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Pilpres 2024, Posisi Kadin Netral
Politik & Keamanan

Pilpres 2024, Posisi Kadin Netral

Plt Harian Ketua Umum Kadin Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi menegaskan posisi Kadin dalam pilres 2024 netral
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai organisasi dunia industri dan usaha berada pada posisi netral dan tidak menunjukkan dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu presiden (pilpres 2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kadin Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi terkait adanya pertanyaan posisi Kadin pada pilpres mendatang.

Saya jelaskan, sampaikan, posisi Kadin Indonesia netral. Ini saya sampaikan, posisi Kadin Indonesia netral,” kata Yukki saat konferensi pers Update Program Kerja Kadin Indonesia di Menara Kadin, Jakarta, Senin (30/10).

Mengenai keterlibatan Ketum Kadin, Asryad Rasyid yang terpilih menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganiar Pranowo dan Mahfud MD dan Ketum Kadin periode 2015-2020 Rosan Roeslani yang memutuskan menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Maju dari Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka, Yukki menegaskan bahwa organisasi menghargai keputusan kedua sosok terbaik yang dimiliki Kadin tersebut.

Bahkan Arsjad secara khusus menarik diri sementara waktu dari keorganisasian dengan cuti hingga Pilpres 2024 meski tidak diwajibkan dalam AD/ART Kadin.

Menurut Yukki, pemilihan presiden merupakan pesta demokrasi yang seharusnya diselenggarakan dengan bahagia. “Jangan dibuat tegang-tegang. Mari kita lalui pesta demokrasi ini. Semua saya harapkan taat dan tunduk pada peraturan dan perundangan,” ucapnya.

Baca juga: Arsjad Rasjid Didapuk Tim Pemenangan Ganjar Pranowo

Terkait Rossan, Yukki mengaku akan bertemu dengan Wakil Menteri BUMN tersebut dalam waktu 1-2 hari ke depan untuk menyampaikan posisi netral Kadin dalam pilpres.

“Saya akan sampaikan positioning Kadin Indonesia dan saya yakin beliau dapat memahami karena beliau juga sebelumnya adalah sebagai Ketua Umum Kadin sebelum Pak Arsjad,” tuturnya.

Kadin Netral

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin, Eka Sastra menegaskan Kadin tidak terlibat mendukung paslon nomor 1, 2 atau 3. Namun yang Kadin dukung adalah cara agar politik Pemilu menghasilkan instrumen demonstrasi yang kokoh dan menjadi landasan pertumbuhan serta bagaimana ekonomi Indonesia bisa bergerak selangkah demi langkah agar bisa mencapai negara maju.

“Itu lah komitmen Kadin dan Kadin telah menyumbangkan anak-anak terbaiknya dalam politik praktis. Ketua Umum yang berhalangan hadir sudah masuk, kemudian dewan kehormatan kami sudah masuk, dan banyak kader-kader yang lain. Tapi sekali lagi itu personal. Secara institusi, Kadin tetap tegak kepada Plh Ketum, kami akan selalu berjuang bagaimana menjaga demokrasi tidak mematikan ekonomi,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Megawati Gelar Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Gerakan Nurani Bangsa

JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan,...

Fahri Hamzah
Politik & Keamanan

Fahri Hamzah: Banyak Orang Kaget Transformasi Besar-besaran yang Dilakukan Prabowo

JAKARTA- Bisnistoday - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus...

Menteri Nusron
Politik & Keamanan

Dengarkan Aspirasi, Menteri Nusron Rangkul Mahasiswa Bersinergi Dalam Perbaikan Kebijakan

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Ketum Gelora
Politik & Keamanan

Anis Matta: Tugas Para Pemimpin Dengarkan Suara Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta...