www.bisnistoday.co.id
Kamis , 2 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Menanti Rilis Inflasi AS, IHSG Kembali Menguat
Bursa

Pasar Menanti Rilis Inflasi AS, IHSG Kembali Menguat

Awal Pekan IHSg menguat
IHSG pada perdagangan Selasa (14/11) kembali ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (14/11) ditutup menguat 23,75 poin ke posisi 6.862,06. Sementara indeks LQ45 naik 2,69 ke posisi 903,91.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalan kajiannya menyebutkan, pada perdagangan hari ini IHSG dan bursa regional cenderung menguat  di tengah pasar sedang mencermati rilis inflasi Amerika Serikat (AS) nanti malam waktu Indonesia.

Morgan Stanley memprediksi The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya pada Juni 2024 dan juga saham dan obligasi akan bertumbuh.  Morgan Stanley juga memperkirakan ekonomi Amerika pada awal tahun masih tertekan, namun akan pulih setelahnya.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kemungkinan penurunan suku bunga The Fed AS baru akan terjadi pada semester II-2024, dengan total penurunan secara kumulatif sebesar 50 basis poin (bps).

Sebelumnya, pasar menantikan pembicaraan yang sangat dinanti antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping untuk mendapatkan petunjuk mengenai hubungan AS dan China

Biden dan Xi dijadwalkan bertemu di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik atau APEC pada pekan ini, di tengah harapan akan peningkatan hubungan antara dua negara dengan ekonomi terbesar tersebut.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik sebesar 1,36 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor teknologi masing-masing sebesar 1,21 persen dan 0,66 persen.

Sedangkan satu sektor turun yaitu sektor barang konsumen primer turun minus 0,15 persen.

Baca juga: Jelang Rilis Kinerja Emiten Kuartal III-2023, IHSG Menguat

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NATO, MBTO, PURI, TRIS, dan BBYB. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SDPC, MENN, MAYA, ASMI dan BSML.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.030.548 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,56 miliar lembar saham senilai Rp7,02 triliun. Sebanyak 285 saham naik, 233 saham menurun, dan 234 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 110,80 poin atau 0,34 persen ke 32.695,90, indeks Hang Seng melemah 29,34 poin atau 0,17 persen ke 17.396,85, indeks Shanghai menguat 9,54 poin atau 0,31 persen ke 3.056,07, dan indeks Strait Times melemah 3,81 poin atau 0,12 persen ke 3.102,87./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...