www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Penasihat Spiritual Jokowi Kecewa Abaikan Nasihatnya
Politik & Keamanan

Penasihat Spiritual Jokowi Kecewa Abaikan Nasihatnya

PRESIDEN JOKO WIDODO, saat Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD, di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Penasihat spiritual Presiden Jokowi, Habib Abubakar Alatas yang telah mendukungnya selama dua periode, kini menarik diri. Ia kecewa lantaran Jokowi tidak mendengarkan nasihatnya agar tidak memaksakan Gibran sebagai cawapres, sebab akan menimbulkan bahaya yang besar.

Dikutip dari YouTube Channel Babe Aldo Aje 135, Habib membeberkan bahwa semua orang-orang politik saat ini tersandera oleh Jokowi. Mereka takut karena punya kesalahan, tetapi mereka menunggu saatnya Jokowi tumbang, mereka akan balas dendam.

“Tolong Pak Jokowi, dengarkan nasihat saya, jangan memaksa Gibran,” tegas Habib yang kemudian diviralkan oleh akun TikTok @chokba24.

Habib juga menyoroti Anwar Usman, Hakim Mahkamah Konstitusi yang diduga kuat ikut memuluskan Gibran maju menjadi cawapres lewat putusan kontroversial di Mahkamah Konstitusi.

“Tapi tolong jangan korbankan Gibran meski saya ngerti alasan Jokowi memajukan Gibran karena ingin melanjutkan pembangunan IKN, tapi sekali lagi jangan tumbalkan Gibran,” kata Habib yang telah viral di semua platform media sosial itu.

Dengan semakin masifnya upaya memenangkan Gibran, seperti diduga kuat menggerakkan aparat dari tingkat kecamatan hingga provinsi, Habib mewanti-wanti Jokowi agar tidak mendengarkan suara yang menggembosi. “Tapi ingat hati mereka tidak sama Pak Jokowi. Saya tahu, belajarlah dari sejarah pendahulu,” ujar Habib lagi.

Habib pun kembali mengulangi agar tidak menjadikan Gibran menjadi tumbal. “Saya juga sesali Habib Luthfi tidak memberikan nasehat. Semestinya Habib Luthfi sebagai ahli tarikat itu bicara, jangan takut. Demi bangsa dan negara.”

Menurut Habib, peringatan kerasnya kepada Jokowi semata-mata karena kecintaannya. “Dulu saya membela Jokowi, hari ini saya mengingatkan Pak Jokowi. Buktikan omongan saya, kalau Pak Jokowi memaksakan Gibran, Indonesia akan menjadi negara yang tidak kondusif. Hari ini saya kecewa banget, tolong Pak Jokowi dan Ibu Iriana dengarkan saya,” katanya.

Perlu digarisbawahi, sambung Habib, peringatan keras kepada Jokowi sama sekali tidak berdampak apapun bagi dirinya. “Karena saya ikhlas, saya tidak pernah mendapat apapun dari Pak Jokowi,” demikian Habib./ant/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Partai Gelora Desak Penegakan Hukum Kasus Karhutla Lebih Tegas

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP Partai Gelora,...

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, persoalan kekerasan terhadap anak tidak cukup diselesaikan melalui penindakan terhadap pelaku. Perlu ada evaluasi terhadap lingkungan tempat anak tumbuh, termasuk pola pengasuhan keluarga, interaksi di sekolah, lingkungan pergaulan, serta pengaruh media digital.
Politik & Keamanan

KPAI Dorong RUU Pengasuhan Anak untuk Cegah Kekerasan dan Perundungan

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Pemerintah Diingatkan Dampak Rambatan Dinamika Konflik Timteng terhadap Ekonomi Dalam Negeri

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Komisi I DPR 2010-2017 Mahfuz Sidik mengatakan, bahwa...

Fahri Hamzah
Politik & Keamanan

RUU Pemilu : Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus

JAKARTA, BIsnistoday.co.id  - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah...