www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Penasihat Spiritual Jokowi Kecewa Abaikan Nasihatnya
Politik & Keamanan

Penasihat Spiritual Jokowi Kecewa Abaikan Nasihatnya

PRESIDEN JOKO WIDODO, saat Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD, di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Penasihat spiritual Presiden Jokowi, Habib Abubakar Alatas yang telah mendukungnya selama dua periode, kini menarik diri. Ia kecewa lantaran Jokowi tidak mendengarkan nasihatnya agar tidak memaksakan Gibran sebagai cawapres, sebab akan menimbulkan bahaya yang besar.

Dikutip dari YouTube Channel Babe Aldo Aje 135, Habib membeberkan bahwa semua orang-orang politik saat ini tersandera oleh Jokowi. Mereka takut karena punya kesalahan, tetapi mereka menunggu saatnya Jokowi tumbang, mereka akan balas dendam.

“Tolong Pak Jokowi, dengarkan nasihat saya, jangan memaksa Gibran,” tegas Habib yang kemudian diviralkan oleh akun TikTok @chokba24.

Habib juga menyoroti Anwar Usman, Hakim Mahkamah Konstitusi yang diduga kuat ikut memuluskan Gibran maju menjadi cawapres lewat putusan kontroversial di Mahkamah Konstitusi.

“Tapi tolong jangan korbankan Gibran meski saya ngerti alasan Jokowi memajukan Gibran karena ingin melanjutkan pembangunan IKN, tapi sekali lagi jangan tumbalkan Gibran,” kata Habib yang telah viral di semua platform media sosial itu.

Dengan semakin masifnya upaya memenangkan Gibran, seperti diduga kuat menggerakkan aparat dari tingkat kecamatan hingga provinsi, Habib mewanti-wanti Jokowi agar tidak mendengarkan suara yang menggembosi. “Tapi ingat hati mereka tidak sama Pak Jokowi. Saya tahu, belajarlah dari sejarah pendahulu,” ujar Habib lagi.

Habib pun kembali mengulangi agar tidak menjadikan Gibran menjadi tumbal. “Saya juga sesali Habib Luthfi tidak memberikan nasehat. Semestinya Habib Luthfi sebagai ahli tarikat itu bicara, jangan takut. Demi bangsa dan negara.”

Menurut Habib, peringatan kerasnya kepada Jokowi semata-mata karena kecintaannya. “Dulu saya membela Jokowi, hari ini saya mengingatkan Pak Jokowi. Buktikan omongan saya, kalau Pak Jokowi memaksakan Gibran, Indonesia akan menjadi negara yang tidak kondusif. Hari ini saya kecewa banget, tolong Pak Jokowi dan Ibu Iriana dengarkan saya,” katanya.

Perlu digarisbawahi, sambung Habib, peringatan keras kepada Jokowi sama sekali tidak berdampak apapun bagi dirinya. “Karena saya ikhlas, saya tidak pernah mendapat apapun dari Pak Jokowi,” demikian Habib./ant/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Pengamat Unpad Ingatkan Bahaya Main Hakim Sendiri Usai Imbauan Lawan Begal

BANDUNG, Bisnistoday - Pengamat Sosial Universitas Padjadjaran (Unpad) Herry Wibowo mengingatkan masyarakat...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Perang di Timteng Jadi Frozen Konflik, Mahfuz Sidik: Kekuatan Amerika di Teluk Bakal Benar-benar Lumpuh

JAKARTA, Bisnistoday- Sekjen Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik mengatakan, perang antara Iran...

wamen pkp fahri hamzah kementerian pkp program 3 juta rumah.
Politik & Keamanan

Fahri Hamzah: Indonesia Darurat Perbaikan Sistem Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, Bisnistoday- Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia sekaligus Wakil Menteri Perumahan...

Politik & Keamanan

Erwin Mengaku Tak Pernah Diajak Bahas APBD dan Program Kerja Kota Bandung

BANDUNG, Bisnistoday - Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengaku hampir tidak pernah...