JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (30/01) ditutup menguat 35,05 poin ke posisi 7.192,22. Sementara indeks LQ45 naik 9,78 poin ke posisi 971,70.
Pada perdagangan hari ini, di awal perdagangan sesi pertama IHSG langsung meguat dan berlanjut hingga perdagangan sesi kedua.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 2,46 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing naik sebesar 0,69 persen dan 0,64 persen.
Sedangkan, tujuh sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 1,33 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor infrastruktur yang masing-masing minus 1,30 persen dan 0,59 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SMGA, MSKY, GOTO, RGAS dan ADMR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni CGAS, SMLE, BPTR, SRAJ dan WIDI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.107.913 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,88 miliar lembar saham senilai Rp10,39 triliun. Sebanyak 253 saham naik, 276 saham menurun, dan 239 tidak bergerak nilainya.
Bursa Regional Asia
Sementara itum bursa regional Asia cenderung mixed seiring dengan sikap pasar yang berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada Rabu (31/01) waktu setempat.
Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (30/01) menyebutkan, pasar sedang bersiap menyambut keputusan kebijakan moneter The Fed pada Rabu besok (31/01) waktu AS, yang diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Namun demikian, pelaku pasar akan fokus pada komentar Ketua Fed Jerome Powell, setelah sebelumnya pada Desember 2023 diindikasikan The Fed akan beralih ke siklus penurunan suku bunga.
Penantian pernyataan itu akan memberikan arah petunjuk mengenai waktu dan kecepatan penurunan kebijakan moneter selanjutnya pada tahun ini.
Di sisi lain, pasar juga mencermati putusan pengadilan Hongkong yang memerintahkan likuidasi raksasa properti China Evergrande.
Baca juga: Pasar Merespon Positif Kebijakan BI Menahan Suku Bunga, IHSG Menguat
Keputusan ini akan berdampak terhadap sektor properti di China, dan juga akan berimbas pada sektor lainnya, salah satunya perusahaan-perusahaan keuangan China yang sering kali berinvestasi dalam proyek real estate.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 39,00 poin atau 0,11 persen ke 36.065,89, indeks Hang Seng melemah 373,79 poin atau 2,32 persen ke 15.703,45, indeks Shanghai melemah 52,83 poin atau 1,83 persen ke 2.830,53, dan indeks Strait Times menguat 7,78 poin atau 0,25 persen ke 3.148,09./







































