www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 April 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Akhir Pekan IHSG dan Kurs Rupiah Melemah
Bursa

Akhir Pekan IHSG dan Kurs Rupiah Melemah

IHSG melemah
IHSG dan rupiah pada perdagangan Jumat (14/06) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (26/04) ditutup melemah 94,31 poin ke posisi 7.060,97. Sementara indeks LQ45 turun 7,86 poin ke posisi 903,72.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (26/04) menyebut, dari sisi domestik, belum ada data makro ekonomi yang memberikan dampak tinggi terhadap pasar.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 mengalami surplus sebesar Rp8,1 triliun hingga Maret 2024. “Posisi APBN kita masih surplus Rp8,1 triliun atau 0,04 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” kata Sri Mulyani.

Kementerian Keuangan telah mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp620,01 triliun atau setara dengan 22,1 persen dari target sebesar Rp2.802,3 triliun.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang minus 2,80 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang baku yang masing-masing turun sebesar 2,25 persen dan 2,01 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MAXI, DIVA, HILL, FOOD dan ISAP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TOSK, MHKI, SILO, MAPA, dan BHAT.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.094.463 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,76 miliar lembar saham senilai Rp14,14 triliun. Sebanyak 153 saham naik, 422 saham menurun, dan 203 tidak bergerak nilainya.

Baca juga: Pasar Tunggu Hasil Sengketa Pilpres, IHSG Melemah

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 306,30 poin atau 0,81 persen ke 37.934,80, indeks Hang Seng menguat 366,61 poin atau 2,12 persen ke 17.651,15, indeks Shanghai menguat 35,73 poin atau 1,17 persen ke 3.088,63, dan indeks Strait Times melemah 12,88 poin atau 0,39 persen ke 3.274,86.

Rupiah Turun

Di pasar uang, kurs rupiah terhadap dolar AS  ditutup turun di tengah rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal I 2024 Amerika Serikat (AS), yang lebih rendah dari ekspektasi.

Pada akhir perdagangan Jumat, kurs rupiah merosot 22 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.210 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.188 per dolar AS.

“Meskipun data PDB kuartal I 2024 AS direvisi turun menjadi 1,6 persen dari ekspektasi 2,5 persen, ekonomi AS masih cukup solid dan inflasi sulit turun,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra seperti dikutif Antara.

 

Ariston menuturkan data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS juga lebih baik dari prediksi, menunjukkan penurunan klaim menjadi hanya 207 ribu dari ekspektasi 214 ribu.

Dengan perkembangan tersebut, bank sentral AS atau The Fed mungkin masih sulit untuk melakukan kebijakan pemangkasan suku bunga acuannya.

Malam ini, pelaku pasar juga masih menunggu data indikator inflasi Indeks Harga PCE Inti AS untuk Maret 2024 yang menjadi acuan penting The Fed untuk mempertimbangkan kebijakan moneter AS selanjutnya.

Sementara, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Jumat melemah ke level Rp16.222 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.208 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Kembali Terguncang, Sentimen Negosiasi AS dan Iran Masih Buntu

JAKARTA, Bisnistoday – Sentimen global masih mendominasi arah pergerakan Indeks Harga Saham...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Minim Stimulus, IHSG Cenderung Bertahan Sepekan

JAKARTA, Bisnistoday – Penutupan perdagangan, Jumat (3/4) kemarin, memperlihatkan Indeks Harga Saham...