www.bisnistoday.co.id
Rabu , 19 Agustus 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Tingginya Mobilitas Warga, Tangerang Butuh Transportasi Pendukung Terpadu
Sektor Riil

Tingginya Mobilitas Warga, Tangerang Butuh Transportasi Pendukung Terpadu

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Tangerang merupakan salah satu wilayah padat dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Terkait hal itu, moda transportasi pendukung sangat dibutuhkan guna mendukung aktivitas masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat menghadiri peresmian pembangunan fasilitas transportasi berkonsep 10 Minute City di Kawasan Citra Raya Tangerang, Banten Kamis (19/9).

Menurut dia, hadirnya transportasi terpadu yang hadir di kawasan Citra Raya Tangerang sangat membantu warga.

“Konsep 10 Minute City yang dibangun Citra Raya Grup Tangerang suatu contoh yang dapat diaplikasi di daerah lain juga,” ujar Menhub.

Dengan pemenuhan fasilitas transportasi terpadu yang dibangun di kawasan pengembangan mencapai 2.760 hektare ini dinilai akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

“Ini bagian eksekusi konsep makro dari pemerintah, sehingga bisa dikatakan mereka yang akan ke Jakarta sampai ke angkutan massal itu cukup dengan menikmati fasilitas dan kendaraan ini. Ini disediakan gratis, istilahnya forsmale,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dan koordinasi antara pemerintah pusat/daerah dan swasta penting untuk dilaksanakan guna mewujudkan transportasi darat yang berintegritas dan berkeselamatan.

“Jadi pemerintah mengupayakan aksesibilitas yang bersifat lebih massal, sedangkan developer melakukan persiapan berkaitan dengan transportasi mikro atau lokal,” kata dia.

Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas transportasi berkonsep 10 Minute City ditujukan sebagai memberikan kemudahan akses bagi penghuninya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dalam waktu 10 menit, dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum. Konsep Kota 10 Menit dalam kota terpadu diimplementasikan di berbagai kota metropolitan global untuk mengurangi emisi transportasi dan meningkatkan kesejahteraan serta keamanan masyarakat. 

“Filosofi ini memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas dan menjangkau kebutuhan sehari-hari dalam jangka waktu yang singkat. Pemerintah Indonesia bahkan menerapkan prinsip 10 Minute City dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan memprioritaskan jalur pejalan kaki, transportasi ramah lingkungan, dan keterjangkauan fasilitas di dalamnya,” tandasnya.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Peserta Roundtable Discussion “Mewujudkan Aksi Kolaborasi Ekonomi Sirkular dalam Rantai Nilai TPT. (dok:Ist)
Sektor Riil

Percepat Ekonomi Sirkular, Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi

JAKARTA, Bisnistoday – Para pelaku industru tekstil yang tergabung dalam Indonesia Business...

Sektor Riil

IM3 Hadirkan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

JAKARTA, Bisnistoday – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3...

Sektor Riil

Resmi Berlakukan Mandatori B50, Prabowo Klaim Indonesia Stop Impor Solar Bulan Ini

JAKARTA - Pemerintah secara resmi mengumumkan penghentian total kebijakan impor Bahan Bakar...

Kunjungan Denso
Sektor Riil

Pabrikan Manufaktur Denso Minta Penyederhanaan Administrasi serta Peningkatan Infrastruktur

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menerima perwakilan principal Denso...