www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Hukum KPK Diminta Segera Usut Dugaan Korupsi Dana Iklan Bank BJB
Hukum

KPK Diminta Segera Usut Dugaan Korupsi Dana Iklan Bank BJB

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera mengusut dugaan korupsi mark-up atau peningkatan harga dana iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) senilai Rp200 miliar. Langkah ini perlu demi menyelamatkan reputasi Bank BJB yang mulai anjlok di mata nasabah.

“Kepercayaan publik atas Bank BJB harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai karena nila setitik membuat jatuh dan menggerus kepercayaan serta performa BJB, yang selama ini menjadi salah satu bank terpercaya di Indonesia,” kata Pengamat Hukum dan Pegiat Antikorupsi, Hardjuno Wiwoho dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/10).

Hardjuno mengatakan, lembaga keuangan, terutama bank, merupakan lembaga yang sangat sensitif sehingga isu sekecil apa pun akan berdampak pada kinerja bank.

Sebelumnya, KPK telah mengungkapkan bahwa kasus tersebut melibatkan dugaan penggelembungan anggaran penempatan iklan Bank BJB periode 2021—2023 dengan nilai mencapai Rp200 miliar.

Meski sudah ada indikasi tersangka, pengumuman resmi tersangka belum ada hingga saat ini. Dengan demikian, dia berharap nama tersangka tersebut bisa segera diumumkan.

“Dengan pengumuman resmi nama tersangka, publik bisa mendapatkan kejelasan mengenai pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini sehingga proses hukum bisa berjalan lancar dan adil,” ujarnya.

Ia menilai Bank BJB memang telah menerima banyak penghargaan atas kinerjanya. Akan tetapi, dengan mencuatnya dugaan pembobolan uang negara, dikhawatirkan dapat mencoreng reputasi lembaga keuangan itu.

Apalagi, kata dia, Bank BJB memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah sehingga kinerjanya harus tetap optimal.

Baca juga:Bank BJB Canangkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal

Lebih lanjut Hardjuno menekankan bahwa segala bentuk pelanggaran hukum, khususnya yang berkaitan dengan keuangan negara, harus diselesaikan dengan cepat dan tepat.

“Bank BJB merupakan bank yang maju dengan berbagai penghargaan yang diraihnya. Maka, integritas dan kepercayaan publik terhadap bank ini perlu dijaga,” tutur Hardjuno menegaskan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Ibu Megawati menghadiri Sidang Senat Pengukuhan Profesor Emeritus Prof. Dr. Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/5) Foto: Monang Sinaga
Hukum

Megawati Soekarnoputri Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI...

GEDUNG PPATK
Hukum

Masyarakat Anti Korupsi Minta PPATK Dilibatkan untuk Tuntaskan Korupsi CSR BI 

JAKARTA, Bisnistoday- Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
Hukum

Pemerintah Jelaskan Peran Strategis Kekayaan Intelektual

JAKARTA,Bisnistoday – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menekankan bahwa olahraga saat ini...

Gedung Pengadilan Niaga Jakpus
Hukum

Bakal Naik Banding, Hary Tanoe Dijatuhi Sanksi Membayar Denda Rp531 Miliar

JAKARTA, Bisnsitoday - Malalui putusan perkara Nomo:142/Pdt.G/2025/2025 Jkt.Pst, pada Rabu (22/4) kemarin,...