JAKARTA, Bisnistoday – LG, sebagai pionir dalam industri home appliances, kembali membuktikan dominasinya di pasar Indonesia, khususnya dalam kategori pendingin udara (AC). Keberhasilannya meraih hati konsumen tak lepas dari inovasi berkelanjutan yang dihadirkan, menjawab langsung kebutuhan masyarakat Tanah Air akan produk berkualitas dan efisien.
Salah satu inovasi andalan LG adalah AC DUALCOOL Inverter seri T0EV5, yang diklaim mampu memangkas konsumsi listrik secara signifikan, hingga Rp1.500 per hari. Kemampuan luar biasa ini berkat fitur watt control yang fleksibel, memungkinkan pengguna mengatur daya pada level 100%, 80%, 60%, hingga 40%.
Head of Product Marketing Air Solution PT LG Electronics Indonesia, Abhi, menjelaskan lebih detail mengenai klaim penghematan listrik tersebut.
“Jadi untuk mencapai konsumsi listrik Rp1.500/hari ini dengan syarat penggunaan maksimal 8 jam konstan di suhu 24 derajat celcius, dengan watt control 40%,” jelas Abhi saat konferensi pers Brand Choice Award 2025, Kamis (22/5/2025).
Abhi juga menyoroti potensi pasar AC di Indonesia yang masih sangat besar, dengan tingkat penetrasi baru mencapai 30% untuk kalangan masyarakat umum. Di segmen residensial, AC 1/2 PK menjadi pilihan paling populer, dan inovasi LG DUALCOOL Inverter seri T0EV5 hadir sebagai solusi ideal. Tak heran, dengan keunggulan ini, LG berhasil dinobatkan sebagai brand pilihan konsumen dalam kategori AC di Brand Choice Award 2025.
Keberhasilan LG meraih penghargaan bergengsi ini juga tak lepas dari strategi digital yang gencar dilakukan untuk membangun brand awareness di marketplace serta menawarkan berbagai promo menarik.
“Seperti promo yang dapat kita lihat pada LG.com/id, yaitu Gratis 2x Cuci AC senilai Rp 200ribu selama 6 bulan, promo diskon pipa dan pemasangan AC hingga 40%, 2% discount member, dan 5% welcoming voucher, dan masih banyak promo menarik lainnya,” beber Abhi.
LG juga memiliki sistem terintegrasi yang menghubungkan platform digital dengan sistem internal perusahaan untuk memantau review dan rating konsumen secara real-time. Dengan sistem ini, setiap masukan dari konsumen dapat langsung diterima oleh tim CIC (Customer Interaction Center), memungkinkan LG untuk bergerak cepat dalam merespons dan meningkatkan kualitas produk serta layanan.
Selain fokus pada inovasi dan layanan, LG juga menunjukkan komitmen tinggi dalam memenuhi permintaan pasar AC yang terus meningkat di Indonesia. Langkah strategis dilakukan dengan berkolaborasi bersama PT Neo Platech Indonesia untuk membangun pabrik AC di Bekasi dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta unit per tahun.
“Dibandingkan dengan produk elektronik lainnya, market penetrasi produk AC ini masih cukup rendah,” jelas Abhi, mengindikasikan potensi pertumbuhan bisnis AC yang sangat besar di masa depan.
Ekspansi produksi ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga untuk pasar ekspor, dengan potensi peningkatan kapasitas hingga dua kali lipat. Pembangunan pabrik AC LG di Bekasi ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan devisa negara.



