JAKARTA, Bisnistoday – Kecelakaan pesawat Air India yang terjadi baru-baru ini, berdasarkan laporan sementara mengakibatkan korban meninggal hingga 274 jiwa. Maskapai pengguna pesawat Boeng 787 Dreamliner ini menyatakan pesawatnya jatuh setelah beberapa menit lepas landas dari banda Ahmedabad, India, pada Kamis, waktu setempat berdasarkan kutipan NDTV.
Sesuai rencana, penerbangan pesawat Boeng 787 Dreamliner ini ke London, Inggris. Pada kesempatan itu, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India memastikan jumlah penumpang sebanyak 242 orang, termasuk 10 awak kabin serta satu orang dikabarkan selamat.
Tercatat sebanyak 33 orang diantaranya bukan penumpang pesawat resmi, termasuk 10 mahasiswa kedokteran yang berada di asrama meninggal akibat sasaran kecelakaan jatuhnya pesawat naas ini, dalam keterangan NDTV.
Terkait hal ini, Pemerintah India mempertimbangkan untuk sementara menghentikan operasi seluruh pesawat Boing Dreamliner 787-8 dipakai sejumlah maskapai di India, pasca kecelakaan ini.
Seperti diketahui, bahwa pada Kamis (12/6), sebuah pesawat Boeing Dreamliner 787-8 tujuan London jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari bandara di Kota Ahmedabad, India bagian barat. NDTV juga melaporkan bahwa keputusan akhir akan diambil berdasarkan hasil investigasi kecelakaan.
Boeng Dukung Investigasi
Sementara, Boeing Company dan GE Aerospace sebagai perusahaan pembuat mesin pesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut telah berkomitmen untuk mendukung penuh proses investigasi musibah tersebut.
Presiden sekaligus CEO Boeing Kelly Ortberg pada Kamis (12/6) mengatakan tim Boeing siap mendukung investigasi yang dipimpin oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India terkait kecelakaan pesawat Boeing 787.
“Saya telah berbicara dengan Chairman Air India N. Chandrasekaran untuk menawarkan dukungan penuh kami dan tim Boeing siap mendukung investigasi yang dipimpin oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India,” kata Ortberg dalam sebuah pernyataan menyusul kecelakaan pesawat Air India Penerbangan 171.
Aviation Safety Network dalam sebuah pernyataan lain sebelumnya pada Kamis tersebut, Boeing mengatakan perusahaan itu tengah berkomunikasi dengan Air India terkait kecelakaan penerbangan 171 di India./ant







































