www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Pasar Bergerak Mixed, Ketahanan IHSG Kembali Diuji pada Awal Pekan
HEADLINE NEWS

Pasar Bergerak Mixed, Ketahanan IHSG Kembali Diuji pada Awal Pekan

GEDUNG BEI
Papan Pemantau Digital Pasar Saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini, masih tetap bergerak mixed dengan peluang masih menguji level support kuatnya. Beberapa indikator teknikal memperlihatkan adanya peluang tekanan namun menunggu momentum yang tepat.

Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar mengatakan, secara teknikal, support berada di 7,815 (-0.66%) dan 7,756 (-1.42%) yang menjadi area penting menjaga bias bullish. Sedangkan, resistance terdekat ada di 7,927 (0.76%) dan 7,980 (1.43%).

“Selama IHSG bertahan di atas rentang 7,815–7,756, peluang kenaikan menuju 7,927–7,980 lebih besar. Apablia level 7,756 kembali ditembus, risiko koreksi menuju 7,731–7,700 terbuka. Dengan demikian, area 7,756 tetap menjadi batas risiko utama yang harus diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan strategi jangka pendek,” urai Tasrul di Jakarta, Senin (8/9).

Sementara, pada akhir pekan kemarin, 4 September 2025, IHSG ditutup di 7,867.35 dengan pergerakan intraday 7,873.84 – 7,855.74. Kenaikan ini menegaskan rebound di atas critical level 7,756 yang kini menjadi support kunci setelah sempat terjadi breakdown.

Baca Juga : Mirae Asset : IHSG Bergerak Konsolidasi Dengan Level Support 6.000

Rully Arya Wisnubroto, Senior Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menambahkan, bahwa belum pulihnya kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi dan politik Indonesia.

Pada perdagangan pekan kemarin, terlihat arus modal asing keluar masih terus berlanjut sejak terjadinya aksi demonstrasi dan kerusuhan di akhir bulan Agustus lalu. Sejak tanggal 27 Agustus sampai dengan hari Kamis lalu akumulasi net sell asing mencapai IDR 5,8triliun.

Meski begitu, lanjut Rully, persepsi risiko Indonesia mulai membaik, terlihat dari CDS Indonesia 5 tahun yang mulai turun secara perlahan, dari puncaknya pada awal September yang mencapai 72,38 menjadi 70,37 pada hari Kamis lalu (4/9). Namun demikian, kami merasa bahwa investor belum sepenuhnya yakin akan situasi politik di Indonesia yang terus membaik dan kebijakan ekonomi Prabowo yang pro-pasar.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag Busan
HEADLINE NEWS

Mendag Busan Gelar CEO Gathering TEI di Solo, Ajak Pelaku Usaha Dongkrak Ekspor di Trade Expo Indonesia ke-41

SOLO, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengumpulkan para pelaku usaha dalam...

Gas Elpiji
EnergiHEADLINE NEWS

Pemerintah Diminta Perbaiki Kebijakan Subsidi dan Transisi Energi

JAKARTA, Bisnistoday – Ruang fiskal yang kian menyempit memaksa Indonesia berhadapan dengan...

Logo BI
HEADLINE NEWS

Bank Indonesia Diperkirakan Masih Pertahankan BI Rate

JAKARTA, Bisnistoday – Pakar perbankan memperkirakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia...

Motor Listrik
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Kecil dan Menengah Terbuka Peluang Jadi Pemasok Motor Listrik Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam...